BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sejumlah titik Hotspot akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bermunculan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Ini membuat Satgas Karhutla dari berbagai instansi dan pihak lainnya kembali berjibaku dalam upaya penanganan api yang tengah terjadi di beberapa kecamatan.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS, Ika Aguspiannor Hidayattullah mengatakan, dalam dua hari tadi terjadi Karhutla di beberapa kecamatan.
“Rabu dan Kamis yang memang terjadi Karhutla. Namun, tim Satgas gabungan berhasil melakukan pemadaman,” katanya, Jumat (10/7/2026).
Dirincikannya pada Rabu, 8 Juli 2026 Karhutla terjadi di Desa Paramaian dan Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara dengan luasan yang berhasil dipadamkan sekitar 1,8 hektare (ha).
Baca juga: Karhutla di Kalsel Mulai Marak, Kanal Irigasi Mulai Dibuka ke Arah Guntung Damar
Baca juga: Titik Panas Mulai Meningkat, BMKG Stamet Syamsudin Noor Deteksi 35 Hotspot di Kalsel
Sementara Kamis, 9 Juli 2026 titik Karhutla juga terjadi di wilayah Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan dengan.
Pemadaman dilakukan gabungan dari TRC BPBD HSS, Manggala Agni, pihak kehutanan, perusahaan, Satgas Kecamatan dan desa, serta TNI-Polri.
“Sementara untuk hari ini, Karhutla masih terpantau aman. Kami tadi melakukan monitoring ke sejumlah titik,” terangnya.
Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD HSS, sejumlah Hotspot mulai bermunculan di sejumlah kecamatan.
Seperti, Kandangan, Daha Selatan, Daha Barat, Daha Utara, Sungai Raya, Simpur, Padang Batung dengan jumlah titik berbeda-beda.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)