3 BERITA POPULER SUMBAR: Truk Kerikil Terguling, Jalan Dharmasraya Diperbaiki dan Wanita Ditabrak
Rahmadi July 11, 2026 08:27 AM

Pertama, sebuah dump truk bernomor polisi BM 8336 SP mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Bukittinggi–Payakumbuh, Nagari Sungai Cubadak, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibat laka tunggal tersebut, material muatan berupa kerikil yang dibawa kendaraan tumpah dan mengenai empat rumah warga.

Kedua, komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani untuk membenahi sektor infrastruktur dasar mulai direalisasikan di lapangan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah setempat kini resmi memulai proyek rehabilitasi di ruas Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama menuju Pulai.

Letiga, seorang pejalan kaki meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban diketahui bernama Lizawati. Ia meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh.

1. Truk Bermuatan Kerikil Terguling di Baso Agam, Empat Rumah Warga Dilaporkan Rusak

Sebuah dump truk bernomor polisi BM 8336 SP mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Raya Bukittinggi–Payakumbuh, Nagari Sungai Cubadak, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Akibat laka tunggal tersebut, material muatan berupa kerikil yang dibawa kendaraan tumpah dan mengenai empat rumah warga.

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad Fathur Rachman, membenarkan terkait kecelakaan tunggal satu unit dump truk itu.

"Benar, ada laka tunggal dump truk di Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh pukul 05.00 WIB tadi," ucapnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Truk Tronton Senggol Motor Nmax di Dharmasraya, Seorang Mahasiswi Tewas

Ia lalu menceritakan kronologi kejadian, bermula saat dump truk melaju dari arah Bukittinggi menuju Payakumbuh.

Truk ini kata AKP Muhammad Irsyad, dikemudikan oleh Fharel Hariadi (23), warga Pincuran Tujuah, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

"Ketika di lokasi kejadian, kendaraan tersebut lepas kendali hingga terbalik. Material kerikil yang diangkut oleh truk, kemudian tumpah dan mengakibatkan kerusakan pada empat rumah warga di sekitar lokasi," sebutnya.

Berdasarkan data Satlantas Polresta Bukittinggi, rumah milik Faiza Husni mengalami kerusakan berupa kaca belakang sebelah kanan, mobil pribadi pecah akibat terkena material serta rolling door rusak.

Lalu, rumah sekaligus warung milik Sunarto S mengalami kerusakan pada talang tempat berjualan, rolling door, serta isi warung yang mengalami kerusakan ringan.

Selanjutnya, rumah atau warung milik Nanda Sri Hartati mengalami kerusakan pada rolling door.

"Sementara itu, rumah atau warung milik Nicky Herian Utami, mengalami kerusakan pada rolling door serta dinding tembok teras warung," jelasnya.

AKP Muhammad Irsyad Fathur Rahman, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Korban meninggal dunia nihil, korban luka berat nihil, dan korban luka ringan nihil. Kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp30 juta," tuturnya.

Ia menambahkan, petugas telah menerima laporan, mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), melakukan dokumentasi, mendata saksi dan korban, serta mengamankan barang bukti.

"Akibat kecelakaan tersebut, dump truck mengalami kerusakan berat, sedangkan empat rumah warga mengalami kerusakan ringan," tutupnya.

2. Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama-Pulai Dharmasraya Akhirnya Diperbaiki, Dianggarkan Rp 1,9 Miliar

Komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani untuk membenahi sektor infrastruktur dasar mulai direalisasikan di lapangan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah setempat kini resmi memulai proyek rehabilitasi di ruas Jalan Simpang Tiga Sitiung Lama menuju Pulai.

Langkah ini diambil demi menjawab keluhan dan kebutuhan masyarakat akan fasilitas jalan yang layak, aman, serta berkualitas guna mendukung aktivitas sehari-hari.

Proyek perbaikan ini menargetkan akses jalan sepanjang 2.300 meter yang selama ini kondisinya membutuhkan perhatian khusus karena mengalami kerusakan di beberapa titik.

Pihak Dinas PUPR memfokuskan pengerjaan pada area-area yang dinilai paling krusial agar efektivitas perbaikan jalan dapat dirasakan secara optimal oleh para pengendara.

Baca juga: BREAKING NEWS: Aksi Demo Kejari Padang, Massa Desak Jampidsus Febrie Adriansyah Ditangkap

Secara teknis, penanganan jalan strategis ini akan dibagi menjadi dua metode utama, yakni rekonstruksi dan peninggian badan jalan di area yang rawan bermasalah.

Tercatat ada 15 titik jalan yang masuk dalam agenda rekonstruksi ulang karena mengalami kerusakan struktural yang cukup parah.

Sementara itu, untuk menyiasati masalah penurunan permukaan tanah dan ancaman genangan air, petugas akan melakukan proses peninggian atau raising di 7 titik berbeda.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Willy Kurniawan, memberikan konfirmasi resmi terkait dimulainya proyek pembenahan ini.

Saat memberikan keterangan pada Jumat (10/7/2026), Willy menegaskan bahwa proyek ini merupakan salah satu agenda prioritas pemda dalam mendongkrak kualitas konektivitas wilayah.

Ia juga memaparkan bahwa proyek pembenahan jalan ini dipercayakan kepada kontraktor pelaksana dari PT Citra Muda Noer Bersaudara.

Baca juga: Pedagang Relokasi GOR Agus Salim Keluhkan Sistem Listrik Patungan, Minta Meteran Tiap Kedai

Nilai investasi yang digelontorkan untuk menata kembali ruas jalan tersebut mencapai Rp1.995.377.578, yang dialokasikan langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah berharap kontraktor dapat merampungkan seluruh tahapan kerja tepat waktu tanpa mengurangi mutu bangunan, agar masyarakat bisa segera menikmati jalur yang lebih mantap.

Keberadaan jalur Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai dinilai sangat vital lantaran menjadi urat nadi perekonomian, khususnya untuk mengangkut hasil bertani dan berkebun warga sekitar.

Respons positif dan apresiasi pun langsung berdatangan dari warga yang saban hari menggantungkan aktivitasnya pada jalur transportasi darat tersebut.

Satu di antaranya disampaikan oleh Febri (26), seorang pelaku usaha asal Kecamatan Padang Laweh yang mengaku sangat lega melihat alat berat mulai bekerja di lokasi.

Baca juga: Hendak Menyeberang Jalan, Seorang Wanita di Payakumbuh Tewas Ditabrak Motor Bonceng Tiga

Sebagai pengendara motor yang rutin melintasi jalur tersebut sebanyak tiga kali dalam seminggu, ia menceritakan betapa sulitnya berkendara di sana sebelum ada perbaikan.

Febri menambahkan bahwa kepedulian Bupati Annisa Suci Ramadhani terhadap jalanan di Dharmasraya sudah mulai terasa sejak tahun lalu saat akses ke Padang Laweh diperbaiki.

Upaya berkelanjutan ini dipandang sebagai bukti nyata dari visi besar pemerintah daerah dalam mewujudkan target pembangunan yang bertajuk "Dharmasraya Sejahtera Merata". 

3. Hendak Menyeberang Jalan, Seorang Wanita di Payakumbuh Tewas Ditabrak Motor Bonceng Tiga

Seorang pejalan kaki meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah sepeda motor di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban diketahui bernama Lizawati. Ia meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kanit Gakkum Polres Payakumbuh, Aiptu Hardiman, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Muhammad Farel melaju dari arah Tugu Adipura menuju kawasan Ngalau.

"Iya ada kecelakaan menjelang salat jumat tadi, sekitar pukul 12.30 WIB. Kejadian awalnya, motor Mio dari arah Tugu Adipura menuju Ngalau," kata dia.

Baca juga: Jeritan Pedagang GOR Haji Agus Salim Padang, Omzet Merosot Tajam setelah Relokasi

Saat itu ujar Aiptu Hardiman, sepeda motor tersebut membawa dua orang penumpang, bernama Rizky Mazher dan Abdurrahman.

Sementara itu, Lizawati bersama dua orang lainnya yaitu Poetri Najla dan Rizki Putri Rizka, menyeberang jalan dari sisi kanan menuju sisi kiri jalan.

"Pada saat bersamaan, sepeda motor yang melaju di jalur kiri tersebut tidak dapat menghindari pejalan kaki, sehingga terjadi tabrakan dengan Lizawati," ujarnya.

Akibat benturan tersebut, korban bernama Lizawati terjatuh ke badan jalan.

Sedangkan pengendara sepeda motor beserta kedua penumpangnya juga terjatuh setelah kendaraan yang dikendarai hilang kendali.

Baca juga: Bikin Anak Sekolah dan Pengendara Kerap Jatuh, Jalan Rusak di Rimbo Data Padang Dikeluhkan Warga

"Korban Lizawati kemudian dievakuasi ke RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah menjalani penanganan, dinyatakan meninggal dunia," sebutnya.

Kemudian, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan terjadi saat korban bersama dua orang lainnya menyeberang jalan, sementara sepeda motor datang dari arah Tugu Adipura menuju Ngalau.

"Pengendara sepeda motor bersama dua penumpangnya juga terjatuh setelah terjadi benturan. Untuk korban luka berat maupun luka ringan berdasarkan data awal nihil, sedangkan korban meninggal dunia satu orang," ucap Aiptu Hardiman.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.

Saat ini, Satlantas Polres Payakumbuh masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan," tutup Aiptu Hardiman.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.