Reny Lamadjido Ajak Mahasiswa Hasilkan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Timur
Regina Goldie July 11, 2026 10:23 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido menutup secara resmi Pekan Olahraga dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Indonesia Timur (POROS INTIM) IV Tahun 2026 di Kampung Nelayan Restaurant, Kota Palu, Jumat (10/7/2026).

Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan gala dinner yang dihadiri Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu Lukman, para wakil rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Timur, dosen pendamping, serta mahasiswa peserta POROS INTIM IV. 

Dalam sambutannya, Reny Lamadjido menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pimpinan perguruan tinggi, dan panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan POROS INTIM IV di Kota Palu.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarmahasiswa di kawasan Indonesia Timur.

Menurut Reny, pendidikan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemajuan daerah.

Baca juga: Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyidikan Dugaan TPPU Batu Bara

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat pembangunan sektor pendidikan melalui berbagai program strategis.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berkomitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program strategis pemerintah," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Reny juga memperkenalkan Program Berani Cerdas, yakni program beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3 sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Ia mengatakan, pada 2025 pemerintah telah memberikan pembiayaan pendidikan kepada sekitar 32 ribu mahasiswa melalui program tersebut.

Menurutnya, program itu merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

"Pemerintah memiliki cita-cita agar setiap keluarga di Sulawesi Tengah memiliki minimal satu orang sarjana. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Baca juga: Desak Audit Menyeluruh PT GNI, Safri: Jangan Biarkan Morowali Utara Jadi Korban Gagalnya Hilirisasi

Reny juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri dengan melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam membangun daerah serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah menempuh pendidikan setinggi mungkin agar ilmu yang dimiliki dapat menjadi bekal membangun daerah dan membawa manfaat bagi masyarakat," pesannya.

Selain itu, Reny berharap para peserta membawa kesan positif selama berada di Kota Palu dan menjadi duta yang memperkenalkan keramahan Sulawesi Tengah di daerah asal masing-masing.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama POROS INTIM IV dapat terus berlanjut melalui kolaborasi, inovasi, dan riset yang memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, serta pembangunan di Indonesia Timur.

"Saya berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui POROS INTIM IV tidak berhenti di sini, tetapi terus melahirkan kolaborasi, inovasi, dan riset yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan pembangunan di Indonesia Timur," tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.