Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Diduga Kirim Chat Tak Pantas, Kampus Jadwalkan Pemanggilan
ninda iswara July 11, 2026 01:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta diduga mengirimkan chat tak pantas ke seorang mahasiswi.

Dugaan kasus ini viral di Threads dan dibagikan oleh seorang pemilik akun.

Si pemilik akun Threads juga mengunggah foto diduga dosen jurusan Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang mengirim chat tak pantas padanya.

Akun Threads milik UMY yang melihat utas tersebut pun memberikan reaksinya.

"Terima kasih telah menyampaikan perhatian dan masukan ini. Sebagai kampus Islami tentu kami memahami bahwa isu seperti ini menimbulkan keprihatinan bagi banyak pihak, termasuk di internal kami," balasan dari akun UMY.

Pihak UMY memastikan akan meneruskan kasus viral ini ke pihak yang berwenang.

UMY juga berkomitmen mewujudkan lingkungan kampus yang aman.

Oleh karena itu, mereka akan menangani setiap laporan dengan serius.

"Informasi yang disampaikan telah kami teruskan kepada pihak yang berwenang di lingkungan UMY untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. UMY berkomitmen mewujudkan lingkungan kampus yang aman serta memastikan setiap laporan ditangani dengan serius sesuai ketentuan yang berlaku," lanjutnya.

Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual UPN Veteran Yogyakarta, Sanksi 5 Dosen, Korban Tak Perlu Ulang Skripsi

Kampus akan Panggil terduka pelaku

Direktur Komunikasi Publik UMY, Ratih Herningtyas, menyampaikan bahwa pihak kampus akan segera memanggil dosen yang bersangkutan untuk mendapatkan penjelasan secara langsung terkait persoalan yang tengah dibahas.

Pemanggilan tersebut rencananya dilakukan besok dengan melibatkan pihak program studi agar informasi yang diperoleh dapat lebih lengkap dan menyeluruh.

"Insya Allah besok yang bersangkutan langsung dipanggil lengkap dengan pihak prodi agar dapat gambaran utuh. Setelah itu, akan kami informasikan lebih lanjut," ujarnya.

Ratih menjelaskan, hingga saat ini UMY masih melakukan koordinasi internal bersama sejumlah pihak terkait untuk memastikan langkah penanganan yang tepat.

Koordinasi tersebut melibatkan pimpinan universitas, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT), serta pihak program studi.

"Masih koordinasi terus pimpinan UMY, Satgas PPKPT, dan pihak prodi," tuturnya.

Pihak kampus memastikan proses klarifikasi akan dilakukan secara menyeluruh sebelum menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik.

Langkah tersebut diambil agar seluruh informasi yang berkaitan dengan kasus ini dapat dipahami secara utuh berdasarkan keterangan dari pihak-pihak terkait.

UMY juga akan menyampaikan informasi lanjutan setelah proses pemanggilan dan koordinasi internal selesai dilakukan.

Dengan demikian, pihak universitas berharap penanganan persoalan ini dapat berjalan secara transparan dan sesuai prosedur yang berlaku.

(TribunTrends/Ninda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.