Dir Jarahmus Kemenbud RI Resmikan Taman Budaya Negeri Gayo, Jadi Ruang Kreasi Masyarakat
Sri Widya Rahma July 11, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah resmi meresmikan Taman Budaya Negeri Gayo yang dipusatkan di Gedung Olah Seni (GOS), Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Povinsi Aceh pada Jumat (10/7/2026).

Amatan langsung wartawan TribunGayo.com, Alga Mahate Ara di lokasi, peresmian ruang publik kebudayaan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Sejarah dan Permuseuman (Dir Jarahmus) Kemenbud RI, Prof Dr Agus Mulyana MHum, serta jajaran Deputi Kementerian Kebudayaan.

Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Dampingi Tim Kementerian PU Verifikasi Teknis Lahan Sekolah Rakyat di Pegasing 

Sambutan Dir Jarahmus Kemenbud RI

Dalam sambutannya, Prof Agus Mulyana menekankan bahwa kebudayaan harus melekat dalam identitas diri masyarakat agar tidak tergerus arus zaman.

Ia menyatakan bahwa kehadiran kementerian baru ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap pelestarian, pemanfaatan, dan pengembangan budaya nasional.

"Jangan sampai anak kita lupa kebudayaan mereka. Di samping pelestarian, ada pemanfaatan dan pengembangan. Apalagi kebudayaan ini bisa menjadi kekuatan ekonomi yang akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ujar Prof Agus.

Ia juga menambahkan bahwa Taman Budaya Gayo ini harus berfungsi sebagai ruang publik bagi para seniman, budayawan, dan masyarakat luas untuk mengaktivasi ekosistem seni yang hidup dan lestari.

Baca juga: Ditahan Polda Aceh, Aset Rp 1 Miliar dan Uang Tunai Milik Eks Kadinkes Aceh Tengah Disita

Bupati Aceh Tengah: GOS Sepenuhnya untuk Kegiatan Seni

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat dataran tinggi Gayo.

Kehadiran pejabat Kementerian Kebudayaan ke Aceh Tengah dinilai memberi pengakuan kuat terhadap adat istiadat setempat.

Selain meresmikan taman budaya, Bupati Aceh Tengah mengungkapkan rencana strategis untuk meningkatkan status Museum Budaya Gayo yang berada di kompleks yang sama, dari tipe C menjadi tipe B, melihat kelayakan fasilitas kantor dan kelengkapan dokumen yang ada saat ini.

Untuk mendukung keberadaan taman budaya ini, Pemkab Aceh Tengah melakukan langkah konkret dengan mengalihfungsikan GOS sepenuhnya untuk kegiatan seni.

Sebagai komitmen dalam menjaga kearifan lokal, Haili Yoga juga sejak lama telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Aceh Tengah untuk wajib mengenakan baju adat Gayo serta menggunakan bahasa Gayo setiap hari Kamis.

Rangkaian Acara Peresmian Taman Budaya Negeri Gayo

Acara peresmian ini berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai rangkaian khazanah seni budaya tradisional dan modern, mulai dari:

  • Tari Kreasi
  • Fashion Show
  • Ritual Budaya
  • Didong Gayo
  • Acoustic Tradisional
  • Stand Up Comedy
  • Pertunjukan Musik
  • Sesi Ngopi Bersama Masyarakat

Kegiatan ini juga dihadiri, Badan Balai Pelestarian Budaya Provinsi Aceh, Ketua TPKK Aceh Tengah, Wakil II ketua DPRK Aceh Tengah, dan Jajaran Forkopimda lainya. (*)

Baca juga: Baitul Mal Aceh Tengah Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Kampung Wih Nongkal

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.