Laporan reporter TribunPapuaBarat.com, Frans Tiwan
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura, dan Warga (IKASWARA) Manokwari didorong untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan antarwarga, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Manokwari.
Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-19 IKASWARA Manokwari yang dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Wakil Bupati Manokwari Mugiyono, pengurus IKASWARA, serta perwakilan berbagai paguyuban di Manokwari.
Ketua IKASWARA Manokwari, Suyanto, mengatakan organisasi yang dipimpinnya saat ini menjadi wadah bagi berbagai paguyuban dari sejumlah daerah di Indonesia yang bermukim di Kabupaten Manokwari.
Baca juga: RSUD Fakfak Sambut Kunjungan BPJS Kesehatan dan Guru Besar UI
Menurutnya, hingga saat ini IKASWARA menaungi 28 paguyuban yang aktif berperan dalam mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
"IKASWARA hadir untuk mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus menjaga keharmonisan di tengah masyarakat Manokwari yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya," ujarnya, Sabtu (12/7/2026)
Suyanto mengungkapkan, ke depan IKASWARA berencana membangun sebuah pendopo sebagai pusat kegiatan organisasi dan tempat berkumpul seluruh paguyuban yang berada di bawah naungan IKASWARA.
"Kami berharap nantinya pendopo ini dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh paguyuban untuk mempererat silaturahmi dan melaksanakan berbagai kegiatan sosial maupun budaya," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengapresiasi kontribusi IKASWARA yang selama ini turut mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
Ia menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Manokwari merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama.
"Manokwari adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang suku, agama, maupun budaya. Karena itu semangat persatuan dan saling menghormati harus terus dipelihara," ujar Mugiyono.
Baca juga: Kejurda Grasstrack Kapolres Kaimana Cup I Dimulai, 8 Tim Berlaga
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Manokwari siap mendukung organisasi kemasyarakatan yang berkontribusi positif dalam bidang sosial, kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pengurus serta anggota IKASWARA untuk terus memperkuat soliditas organisasi dan menjaga semangat gotong royong.
"Jaga semangat guyub, rukun, dan saling menghargai agar Manokwari tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, mengatakan usia IKASWARA yang telah mencapai 19 tahun menunjukkan organisasi tersebut mampu bertahan dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, IKASWARA memiliki potensi besar menjadi mitra strategis pemerintah karena anggotanya berasal dari berbagai latar belakang profesi yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
"IKASWARA harus terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun budaya," kata Lakotani.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan di Papua Barat tidak terlepas dari kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.
Karena itu, Lakotani mengajak seluruh anggota IKASWARA untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman sehingga program pembangunan dapat berjalan dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)