Rundown dan Pengisi Acara Asia Africa Festival 2026 Hari Kedua 12 Juli
Rheina Sukmawati July 11, 2026 05:32 PM

TRIBUNJABAR.ID - Perhelatan Asia Africa Festival 2026 hari kedua akan digelar besok, Minggu (12/7/2026), di Kota Bandung, Jawa Barat.

Ajang tahunan yang digelar Pemerintah Kota Bandung sebagai peringatan Konferensi Asia Afrika pada 1955 telah digelar pada hari pertamanya Sabtu (11/7/2026) di Jalan Asia Afrika.

Pada hari pertama, Asia Africa Festival 2026 menyuguhkan karnaval kebudayaan dari delegasi berbagai negara hingga komunitas lokal.

Sementara, pada hari kedua, festival akan berfokus ke pasar kreatif Asia Africa Market di Jalan Braga Pendek, serta acara pendamping lainnya di De Majestic dan Gedung Pusat Kebudayaan.

Selain itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A. K. Alsattari juga akan memberikan pidatonya dalam kegiatan International Student Gathering.

Berikut adalah rundown acara Asia Africa Festival 2026 hari kedua selengkapnya:

Asia Africa Corner (De Majestic)

• Sesi 3 07.30–10.30 : International Student Gathering (Telkom University)

GEDUNG MERDEKA - Gedung Merdeka yang akan menjadi main stage Asia Africa Festival di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026). Kawasan bersejarah Jalan Asia Afrika dan Braga akan kembali menjadi pusat perayaan budaya pada penyelenggaraan Asia Africa Festival (AAF) 2026 yang digelar pada 11–12 Juli 2026 mendatang.
GEDUNG MERDEKA - Gedung Merdeka yang akan menjadi main stage Asia Africa Festival di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026). Kawasan bersejarah Jalan Asia Afrika dan Braga akan kembali menjadi pusat perayaan budaya pada penyelenggaraan Asia Africa Festival (AAF) 2026 yang digelar pada 11–12 Juli 2026 mendatang. (Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati)

Baca juga: Wali Kota Bandung Farhan Absen di Asia Africa Festival, Sekda Ungkap Kondisi Terkini Kesehatannya

• Sesi 4 10.30–12.30: Harmony of Bandung (Bandung Bernyanyi)

• Sesi 5 13.30–15.15: Teater dan Musikalisasi Puisi (The Pelnusian Art, Siediekdjarie, Senandung Murka)

• Sesi 6 16.00–17.58: Diskusi dan Screening Film (Bayar Waris (ISBI), Selalu Menyertai (Unpad), SoulBridge (UPI), Redam Jerit (Telkom University))

• Sesi 7 18.30–19.45 WIB: Closing Party (IN DHIFH Band dan Panji Sakti)

International Student Gathering

• 07.38–07.43: Opening Ceremony Tari by Mayang Arum

• 08.36–09.16: Sesi 1 - Keynote Speakers, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfattah A.K. Alsattari

• 09.28–10.08: Sesi 2 - Keynote Speakers, Alumni Haddy Joff

• 10.25–10.28: Closing Morning Session

• 14.08–15.00: Tur Museum Konferensi Asia Afrika

Asia Africa Corner Talkshow (Gedung Pusat Kebudayaan)

• 12.00–12.05: Opening
• 12.05–12.15: Sesi 1 - Delegasi Fiji
• 12.15–12.25: Sesi 2 - Perwakilan Disbudpar
• 12.25–12.35: Sesi 3 - Bormove Bandung/Seniman
• 12.35–12.45: Sesi 4 - Aulia Ibrahim Yeru (Tel-U)
• 12.45–12.55: Sesi interaktif atau tanya jawab
• 12.55–13.00: Closing

Asia Africa Market

• 09.00–09.30: Morning Harmony (Bakara Ukulele)
• 09.30–10.15: Morning Harmony (Good People Choice Band)
• 10.15–11.00: Morning Harmony (D'Koboy Braga)
• 11.00–11.45: Morning Harmony (Padus Ikatan Alumni SMAN 5 Bandung)
• 12.45–13.00: Education (Talkshow WAHU)
• 13.00–13.45: Midday Tunes (Funky Fourty)
• 13.45–14.30: Middya Tunes (Abdi Dalem)
• 14.30–15.30: Afternoon Jam (Senang Senang Grup)
• 15.30–16.30: Afternoon Jam (Wargi Reborn)
• 16.30–17.30: Afternoon Jam (Plat Merah)

Suarakan Solidaritas dengan Palestina

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, mengatakan Festival Asia Afrika digelar untuk memperingati semangat Konferensi Asia Afrika sekaligus mempererat hubungan persahabatan antarnegara.

"Harapan kami memang bisa mempererat persahabatan, khususnya di negara-negara lain yang hadir," ujar Iskandar, Sabtu (11/7/2026).

Penyelenggaraan festival juga, diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata Kota Bandung yang menjadi salah satu kekuatan daerah.

"Karena Kota Bandung tidak mempunyai sumber daya alam. Potensi kita dari kehadiran tamu-tamu dan sektor pariwisata. Dengan adanya acara seperti ini kami harapkan bisa meningkatkan potensi dari sektor-sektor tersebut," katanya.

Pada hari kedua penyelenggaraan, Minggu 12 Juli 2026, Festival Asia Afrika akan menghadirkan sesi khusus yang mengangkat isu kemerdekaan Palestina.

Baca juga: Kondisi Terkini Wali Kota Bandung Farhan: Masih Dirawat di RS, Absen di Asia Africa Festival

Dalam agenda itu, perwakilan Palestina dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai perjuangan rakyat Palestina dihadapan mahasiswa dan masyarakat.

"Nanti pada sesi kedua hari Minggu ada acara khusus kaitan dengan Palestina. Akan ada speech dari perwakilan Palestina untuk menyampaikan hal itu," katanya.

Selain memperingati nilai-nilai KAA, Pemerintah Kota Bandung juga memanfaatkan momentum festival untuk memperkuat usulan Gedung Merdeka sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Iskandar berharap, penyelenggaraan Festival Asia Afrika yang rutin digelar setiap tahun dapat memperkuat pengakuan dunia terhadap pentingnya Konferensi Asia Afrika serta nilai sejarah Gedung Merdeka.

"Kami sedang menyuarakan Gedung Merdeka menjadi warisan dunia UNESCO. Mudah-mudahan agenda ini semakin menguatkan bahwa Konferensi Asia Afrika merupakan peristiwa penting, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia," katanya.

(Tribunjabar.id/Rheina, Nazmi Abdurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.