BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez mengundang sorotan Pol Espargaro usai menjalani rangkaian sesi hari pertama MotoGP Jerman 2026.
Hari pertama MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring pada Jumat (10/7/2026) kemarin dituntaskan dengan solid oleh Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Khusus bagi Marquez dia tampil kuat untuk mengamankan tiket lolos langsung ke Q2 dengan lesatan waktu lap terbaiknya 1 menit 19,394 detik yang didapat saat practice.
Dengan torehan itu, si Alien berada di urutan 1 dengan memiliki keungguanl 0,166 detik atas Raul Fernandez dari Trackhouse MotoGP Team di urutan ke-2.
Kendati berhasil keluar sebagai yang tercepat dalam sesi penutup hari pertama tersebut, perjuangan Marquez tidak serta merta berjalan mudah begitu saja.
Pemilik 7 gelar juara dunia kelas Utama itu bahkan sempat mengalami crash ketika melaju di tikungan 3 dalam sesi Latihan bebas 1 alias Free Practice 1 (FP1).
Walau sempat terhempas di area gravel, Marquez masih cukup cepat dengan mengakhiri sesi selama 45 menit tersebut di urutan kedua.
Melalui waktu tercepatnya 1 menit 20,829 detik, dia menempel Raul Fernandez yang berhasil mengunggulinya dengan gap tipis 0,051 detik.
Crash yang sempat dialami Marquez pada FP1 MotoGP Jerman 2026 tersebut mengundang perhatian dari mantan rekan setimnya saat di Honda yaitu Pol Espargaro.
Pria yang kini bekerja sebagai komentator MotoGP di DAZN tersebut menilai crash yang dialami Marquez tersebut terjadi karena adanya kendala teknis di motornya.
"Kita harus membedakan kecelakaan Marc dari yang lain," ucap Espargaro, dilansir BolaSport.com dari laman Motosan.
"Dia sebenarnya tidak menyentuh sisi dalam, saat dia berakselerasi, bagian depan motor kehilangan beban dan terlipat ke bawah karena kurangnya bobot," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Espargaro juga memberikan komentarnya terhadap penampilan rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia.
Juara dunia MotoGP musim 2022 dan 2023 tersebut dinilai masih menjadi salah satu rider yang memiliki peluang besar berbicara banyak saat sprint race dan balapan.
Bagnaia sendiri mengakhiri hari pertama dengan hasil kurang memuaskan di mana dia bertengger di urutan ke-13 dengan waktu terbaik 1 menit 20,132 detik.
Torehan itu meningkat dari apa yang didapatkan murid kebanggaan Valentino Rossi itu ketika FP1 di mana berada di urutan ke-19 dengan torehan tercepatnya 1 menit 21,765 detik.
Meski mampu membuat progres dari segi catatan waktu dan posisinya, hasil itu belum cukup bagi Bagnaia untuk lolos langsung ke Q2.
Jalan Bagnaia kian terjal karena dia harus merangkak dari babak Q1 untuk mendapatkan posisi start yang ideal saat sprint race dan balapan utama,
Di mata Espargaro, Ducati khususnya Bagnaia masih berpeluang memperbaiki catatannya terlebih lagi momen seperti ini bukan kali pertama menimpanya.
"Saya sama sekali tidak akan mengesampingkan Pecco Bagnaia," ucap Espargaro menjelaskan.
"Ducati biasanya meningkat dari Jumat ke Sabtu, dan pada hari Minggu mereka melaju kencang," tuturnya menambahkan.