TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesawaran - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pesawaran, Polda Lampung melaksanakan jam rawan pagi, Sabtu (11/7/2026).
Langkah pos pelayanan ini difokuskan pada penataan arus kendaraan di titik persimpangan padat guna mengurai volume kendaraan di jalur lintas utama.
Menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan pelayanan prima serta menjamin kenyamanan pengguna jalan.
Kegiatan pemantauan dan pelayanan kamseltibcarlantas ini dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai, mengambil lokasi di salah satu titik simpul strategis, yakni Simpang Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Agenda pos rawan pagi di koridor Jalur Lintas Barat (Jalinbar) ini dilaksanakan dua personel Sat Lantas Polres Pesawaran, yaitu Brigpol Cahyo dan Brigpol Noto.
Simpang Bernung merupakan salah satu titik pertemuan arus yang cukup padat di wilayah Gedong Tataan, terutama pada pagi hari saat masyarakat memulai aktivitas mingguan terakhir menjelang akhir pekan.
Peningkatan volume kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah pemukiman yang hendak masuk ke jalur utama jalinbar berpotensi memicu hambatan laju kendaraan.
Kehadiran petugas di lokasi ini secara nyata efektif menertibkan pergerakan kendaraan, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta mencegah terjadinya saling serobot antar-pengendara.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas secara statis di area persimpangan, kedua personel Korps Sabuk Putih tersebut secara berkala melakukan monitoring situasi guna mengantisipasi adanya gangguan jalanan.
Langkah preemtif ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang berhenti atau parkir sembarangan di bahu jalan yang dapat memicu penyempitan jalur, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah tetap mengalir konstan.
Sasaran dan Hasil yang Dicapai:
Kamseltibcarlantas Aman Terkendali: Mewujudkan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang optimal di sepanjang koridor Jalinbar Pesawaran.
Reduksi Kepadatan Jam Puncak Pagi: Mengurai antrean kendaraan pada jam sibuk keberangkatan kerja, sekolah, dan aktivitas pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Perlindungan Keselamatan Pejalan Kaki: Memberikan rasa aman bagi warga lokal dan anak sekolah yang hendak menyeberangi jalan lintas melalui pengawalan langsung petugas di lapangan.
Deterrent Effect Potensi Pelanggaran: Menekan potensi pelanggaran lalu lintas kasat mata serta mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan berkat kehadiran polisi berseragam.
Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S., melalui Kasat Lantas AKP Suarjono Suryaningrat, S.H., M.H., menegaskan, pergelaran personel di pagi hari merupakan wujud kehadiran Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.
"Simpang Bernung merupakan salah satu urat nadi mobilitas yang cukup padat di Gedong Tataan. Melalui kehadiran Brigpol Cahyo dan Brigpol Noto, kami berkomitmen memastikan masyarakat Bumi Andan Jejama dapat memulai perjalanannya dengan lancar dan aman," ujarnya.
"Kami juga mengingatkan pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama," sambung Kasat Lantas.
Berkat kesigapan dan dedikasi personel Sat Lantas Polres Pesawaran di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan penataan jalur pagi ini berjalan dengan tertib. S
ituasi arus lalu lintas di kawasan Simpang Bernung dilaporkan berada dalam keadaan lancar, aman, dan kondusif.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)