TRIBUNBATAM.id, BATAM – Ani (25), seorang penghuni indekos di kawasan pertokoan Hup Seng, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kaget setelah tahu sepeda motornya hilang saat hendak berangkat kerja, Sabtu (11/7/2026) pagi.
Motor hasil jerih payahnya menabung selama satu tahun dengan menyisihkan sebagian gajinya itu, sehari sebelumnya ia letakkan di tempat parkir, tak jauh dari indekosnya.
Masih dalam kondisi panik, Ani bersama penghuni indekos lainnya kemudian memeriksa rekaman CCTv yang terpasang di lokasi.
Benar saja, dalam rekaman kamera CCTv itu terlihat jelas dua orang yang diduga telah mengincar kendaraannya.
"Saya kaget waktu mau berangkat kerja, motor sudah tidak ada di tempat parkir," ujarnya.
Berdasarkan rekaman CCTv, kedua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Mereka tampak beberapa kali mondar-mandir di sekitar lokasi parkir untuk memastikan situasi aman dan tidak ada penghuni kos yang memperhatikan gerak-gerik mereka.
Setelah merasa kondisi sepi, salah seorang pelaku yang mengenakan kaus putih polos, celana jins hitam, dan helm putih turun mendekati motor korban.
Pria tersebut berusaha merusak kunci ganda sepeda motor menggunakan alat yang dibawanya.
Namun usahanya beberapa kali gagal.
Tak lama kemudian, rekannya yang bertubuh lebih kecil ikut turun membantu.
Pelaku kedua tampak lebih terampil.
Dengan gerakan cepat, ia mematahkan kunci pengaman motor.
Selama menjalankan aksinya, pelaku sengaja menutupi wajah menggunakan baju yang dikenakan dan tetap memakai helm untuk menghindari dikenali kamera CCTv.
Tak sampai beberapa menit, kedua pelaku berhasil membawa kabur motor Honda Beat bernomor polisi BP 3175 U milik korban.
Bagi Ani, sepeda motor tersebut bukan sekadar alat transportasi.
Motor itu merupakan hasil kerja kerasnya selama satu tahun.
Ia mengaku menyisihkan sebagian gaji setiap bulan demi bisa membeli kendaraan tersebut untuk menunjang aktivitas bekerja.
"Itu satu-satunya harta yang saya punya. Saya nabung hampir satu tahun untuk beli motor itu. Sekarang hilang begitu saja," katanya dengan nada sedih.
Ia mengaku sangat terpukul karena kendaraan tersebut menjadi sarana utama untuk berangkat bekerja setiap hari.
Usai mengetahui motornya hilang, Ani langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batam Kota.
Ia berharap pelaku segera ditangkap dan sepeda motornya dapat ditemukan.
"Saya berharap polisi bisa menangkap pelakunya dan motor saya bisa kembali," ujarnya.
Warga penghuni indekos lainnya menyebut, kejadian kehilangan motor di lokasi bukan kali pertama. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)