Pasuruan United Kawinkan Gelar, Juara Liga 4 Piala Presiden dan Lolos Liga 3
Rendy Nicko Ramandha July 11, 2026 06:56 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Sang Raja baru Liga 4 telah lahir. Pasuruan United menutup musim 2026 dengan catatan sejarah setelah sukses mengawinkan dua pencapaian besar sekaligus.

Dua prestasi itu adalah memastikan gelar juara Liga 4 Piala Presiden dan kantongi tiket promosi ke Liga 3 Nusantara musim depan.

Kepastian itu didapat setelah Laskar Santri Mbeling menaklukkan Pesik Kuningan dengan skor tipis 1-0 pada laga final di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (11/7/2026) sore.

Gol tunggal kemenangan Pasuruan United dicetak Racksa Surya pada menit ke-80.

Baca juga: Menang Adu Penalti, Pasuruan United Selangkah Lagi Juarai Liga 4 Piala Presiden

Berawal dari skema serangan balik, Racksa berhasil mengecoh penjaga gawang Pesik Kuningan sebelum melepaskan tembakan yang menggetarkan jala lawan.

Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga penuh tensi tinggi itu sekaligus memastikan trofi Liga 4 Piala Presiden dibawa pulang ke Kabupaten Pasuruan.

Sepanjang pertandingan, kedua tim tampil ngotot dengan intensitas tinggi.

Pasuruan United menunjukkan permainan disiplin di setiap lini, sementara Pesik Kuningan terus berupaya mencari gol penyeimbang.

Namun, kokohnya pertahanan Laskar Santri Mbeling membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Manajer Pasuruan United Fitroh Berlusconi mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan menjadi juara sekaligus promosi ke Liga 3 merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim.

“Alhamdulillah, target kami sejak awal musim sudah tercapai. Ini pencapaian yang sangat membanggakan bagi Pasuruan United dan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” katanya usai pertandingan.

Fitroh menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari perjuangan para pemain yang tampil konsisten sepanjang kompetisi.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh skuad, tim pelatih, ofisial, hingga pihak-pihak yang terus mendukung perjalanan Pasuruan United hingga mampu mencatatkan sejarah baru.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain yang telah memberikan kemampuan terbaiknya, berjuang tanpa kenal lelah, serta mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Penghargaan juga diberikan kepada jajaran pelatih yang dinilai berhasil membangun kekompakan dan mental juara dalam tim.

“Terima kasih kepada Coach Bio Paulin, Coach Kas Hartadi, seluruh tim pelatih, ofisial, dan semua yang telah bekerja luar biasa untuk membawa Pasuruan United meraih prestasi ini,” tuturnya.

Fitroh juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati KH Shobih Asrori, Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, Presiden Klub Bayu Aji Handayanto, CEO Pasuruan United Suryono Pane, para sponsor, serta seluruh masyarakat yang memberikan dukungan.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya milik klub, melainkan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Prestasi ini bukan hanya milik Pasuruan United, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada kami,” urainya.

Dengan status sebagai juara Liga 4 Piala Presiden dan promosi ke Liga 3 Nusantara, Pasuruan United optimistis mampu melanjutkan tren positif di kompetisi yang lebih tinggi.

“Kami ingin terus mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di kancah sepak bola nasional,” paparnya.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi hasil yang diraih Pasuruan United. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah sedang mengembalikan era kejayaan sepak bola Pasuruan.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemain dan pelatih yang sudah berjuang selama ini. Mudah - mudahan, sepak bola Pasuruan bisa terus maju dan lebih baik,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan, bahwa Pemerintah dan manajemen sedang menyiapkan secara simultan keikutsertaan dua klub asal Pasuruan di Liga 3 musim depan agar lebih maksimal.

Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori menilai prestasi Pasuruan United di musim ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memajukan sepak bola daerah.

Menurut Gus Shobih, prestasi tersebut bukan sekadar keberhasilan sebuah tim, tetapi menjadi tanda bahwa pembinaan dan dukungan terhadap sepak bola Pasuruan mulai menunjukkan hasil.

“Prestasi ini bukti Pemerintah serius memikirkan kemajuan sepak bola daerah. Dukungan yang diberikan bukan hanya untuk mengejar prestasi sesaat, tetapi membangun fondasi sepak bola Pasuruan agar berkembang,” ujarnya.

Ia menyebut, keberhasilan Pasuruan United promosi ke Liga 3 membuat Kabupaten Pasuruan kini memiliki dua wakil di kompetisi tersebut, yakni Pasuruan United dan Persekabpas.

Kondisi itu diharapkan mampu menciptakan persaingan positif sekaligus memperkuat pembinaan pemain lokal.

“Semoga ini menjadi pemicu persepakbolaan di Pasuruan semakin maju, semakin kompetitif, dan melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu bersaing di level nasional,” katanya.

Gus Shobih menambahkan, kemajuan sepak bola juga memberikan dampak luas bagi masyarakat, terutama sektor ekonomi.

Menurutnya, pertandingan sepak bola dapat menggerakkan berbagai sektor mulai dari UMKM, perdagangan, transportasi, hingga jasa.

“Kalau sepak bola maju, multiplier effect-nya juga besar. UMKM bergerak, pedagang mendapatkan manfaat, sektor jasa hidup, dan ekonomi kerakyatan ikut tumbuh,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya akan terus mendukung pengembangan sepak bola sebagai bagian dari pembangunan daerah. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.