Gunung Lewotobi Laki-Laki Tercatat Erupsi 10 Kali hingga Sabtu Malam, Status Siaga
Cristin Adal July 11, 2026 08:43 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA – Sepanjang Sabtu (11/7/2026), Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, gunung berstatus Level III (Siaga) itu tercatat mengalami 10 kali erupsi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah.

Bedasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, rrupsi terakhir pada Sabtu terjadi pukul 19.52 Wita. Kolom abu teramati setinggi sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 2.084 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara dan timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22,2 milimeter dan durasi 98 detik.

Baca juga: Gunung Lewotobi Erupsi Enam Kali Sepanjang Jumat, Semburan Kolom Abu Capai 1,2 Kilometer

Sebelumnya, gunung yang berada di Kecamatan Wulanggitang itu juga mengalami erupsi pada pukul 18.37 Wita dan 18.18 Wita. Kedua letusan menghasilkan kolom abu setinggi 600 meter di atas puncak dengan arah sebaran ke utara dan timur laut.

Pada pukul 17.01 Wita, tinggi kolom abu meningkat hingga sekitar 800 meter di atas puncak atau 2.384 meter di atas permukaan laut.

Aktivitas erupsi juga tercatat pada pukul 12.37 Wita dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak.

Sementara itu, pada pagi hari, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pukul 08.12 Wita dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.584 meter di atas permukaan laut. Letusan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang hari.

Sebelumnya, erupsi juga terjadi pada pukul 07.57 Wita dengan kolom abu setinggi 800 meter, pukul 04.03 Wita dan 02.33 Wita masing-masing setinggi 300 meter, serta pukul 00.40 Wita dengan kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak.

Baca juga: Tanaman Jambu Mete di Hikong Sikka Rusak Akibat Abu Vulkanik Lewotobi, Petani Tak Bisa Panen

PVMBG menyatakan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan berintensitas tinggi, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik, PVMBG mengimbau agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.

PVMBG/TRIBUN FLORES

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.