Laporan reporter TribunPapuaBarat.com, Frans Tiwan
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Turnamen Komunitas Voli Ball ke-5 resmi digelar di Kabupaten Manokwari sebagai upaya membangkitkan kembali gairah olahraga bola voli, yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai kurang berkembang dibanding cabang olahraga lainnya.
Ketua Panitia Turnamen Komunitas Voli Ball ke-5, Haryono May, mengatakan turnamen tersebut telah dilaksanakan secara konsisten selama lima tahun berturut-turut dan menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang silaturahmi bagi pecinta bola voli di Kabupaten Manokwari.
"Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima. Saya dipercaya sebagai ketua panitia sekaligus mendapat amanah sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Manokwari. Ini menjadi tanggung jawab besar untuk mengembangkan olahraga voli di daerah ini," ujar Haryono, Sabtu (12/7/2026).
Baca juga: Bupati Hermus Buka Turnamen Voli Komunitas ke-5, Dorong Pembinaan Atlet Manokwari
Menurutnya, pelaksanaan turnamen terlaksana berkat semangat gotong royong seluruh komunitas dan klub bola voli yang ada di Manokwari.
Pendanaan kegiatan berasal dari swadaya para klub peserta, dukungan Pemerintah Kabupaten Manokwari, serta sejumlah sponsor yang turut membantu menyukseskan pelaksanaan turnamen.
"Turnamen ini terlaksana dari swadaya klub-klub, ada juga dukungan dari pemerintah daerah dan beberapa sponsor. Kami bersyukur karena banyak pihak yang ikut mendukung kegiatan ini," katanya.
Haryono menjelaskan, tujuan utama penyelenggaraan turnamen adalah menghidupkan kembali atmosfer kompetisi bola voli di Manokwari yang sempat vakum selama beberapa waktu.
Menurutnya, cabang olahraga lain seperti sepak bola dan futsal telah berkembang cukup pesat, sehingga bola voli juga perlu mendapatkan ruang agar kembali diminati masyarakat.
"Kami ingin menggaungkan kembali olahraga bola voli di Kabupaten Manokwari. Selama ini kita melihat sepak bola dan futsal sudah berkembang, sementara voli sempat vakum. Karena itu kami bersama komunitas berinisiatif menghidupkannya kembali," jelasnya.
Baca juga: Euforia dalam Diam, La Furia Roja Fakfak Kejutkan Publik Lewat Nobar dan Siap Pawai
Turnamen tahun ini diikuti 18 klub yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Manokwari.
Selain klub dari Kota Manokwari, peserta juga datang dari Distrik Prafi, Warmare, Masni, Mokwam, hingga Pegunungan Arfak.
Sejumlah tim dari unsur TNI, seperti Kodam XVIII/Kasuari dan Kodim 1801/Manokwari, turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Menurut Haryono, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga bola voli masih sangat besar.
Ia berharap turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga menjadi wadah pembinaan atlet sejak usia muda.
"Kami ingin turnamen ini menjadi agenda tahunan agar para atlet memiliki ruang untuk terus mengasah kemampuan dan meningkatkan prestasi," ujarnya.
Sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Manokwari yang baru, Haryono berharap dapat membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari, PBVSI Provinsi Papua Barat, sekolah, serta seluruh klub bola voli dalam menyusun program pembinaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan harus dimulai dari tingkat pelajar agar lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Manokwari di tingkat provinsi maupun nasional.
"Kami berharap pemerintah daerah terus bekerja sama dengan PBVSI, komunitas, dan klub-klub bola voli untuk menyelenggarakan event prestasi, baik tingkat pelajar SMA maupun antarklub. Pembinaan harus dilakukan secara berjenjang agar prestasi olahraga voli di Manokwari terus meningkat," pungkasnya. (*)