Pengurus Ranting PDIP se-Bangka Barat Dilantik, Kader Diminta Ikut Bekerja Sama Memajukan Daerah
Ardhina Trisila Sakti July 11, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Pengurus rantai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) se-Bangka Barat periode 2025-2030 resmi dilantik, Sabtu (11/7/2026) sore.

Pelantikan itu dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka Barat, Markus di Andhara Cafe & Resto, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat.

Prosesi pelantikan tersebut juga turut dilantikan oleh pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung dan Wakil Bendara Hukum Bidang Internal DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota DPR RI dari Dapil Bangka Belitung, Rudianto Tjen.

“Kami melantik pengurus ranting dan anak ranting, dengan begini maka sudah melengkapi kepengurusan DPC PDI Perjuangan Bangka Barat,” kata Markus.

Dirinya pun memberikan pesan semangat kompak dan bergotong royong melaksanakan perjuangan-perjuangan partai. Apalagi kata dia, tantangan kedepannya tidaklah gampang.

Markus yang juga merupakan kader PDI Perjuangan yang kini duduk di kursi jabatan Bupati Bangka Barat tersebut berharap para kader dapat berkolaborasi membangun Bangka Barat.

“Bersama kader, harus sama-sama bagaimana bisa memajukan Bangka Barat yang kita cintai ini,” ujarnya.

Dirinya juga berpesan kepada para kader untuk membantu menyampaikan keluhan dan permasalahan masyarakat.

Senada, Wakil Bendara Hukum Bidang Internal DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota DPR RI dari Dapil Bangka Belitung, Rudianto Tjen juga turut menyampaikan sejumlah pesan kepada para junior-junior nya tersebut.

“Kita ini adalah partai wong cilik, dari masyarakat dan untuk masyarakat, dari masyarakat kecil untui masyarakat kecil,” ucap Rudianto Tjen.

Para kader pengurus ranting tersebut juga diberikan pemahaman supaya harus bekerja untuk rakyat, meskipun belum memiliki jabatan tertentu.

“Kita bisa mulai bekerja tanpa jabatan-jabatan mentereng. PDI Perjuangan selalu mendidik kader-kadernya untuk betul-betul mengabdi kepada masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya juga meminta para kader tersebut berkeliling ke masyarakat untuk mengamati dan mendata keperluan masyarakat.

Misalnya keperluan BPJS Kesehatan, program kesejahteraan masyarakat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), atau keperluan pendidikan untuk anak-anak sekolah seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lain-lain

“Kita akan usahakan semuanya, BPJS nya kita usahakan, PKH nya kita usahakan, KIP nya kita usahakan agar dengan adanya PDI Perjuangan, masyarakat terbantukan oleh kita,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.