Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Hingga pertengahan Juli 2026, DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi salah satu partai politik yang belum menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk menentukan kepengurusan yang baru.
Di tengah penantian jadwal dari pengurus provinsi, wacana regenerasi kepemimpinan mulai menghangat.
Ketua DPD II Partai Golkar Ciamis, Trian Slamet Triana, mengatakan pelaksanaan Musda masih menunggu keputusan dari DPD I Partai Golkar Jawa Barat.
"Belum ada jadwal, masih menunggu dari DPD I Jawa Barat," kata Trian, Sabtu (11/7/2026).
Baca juga: Nama Ari Budiman Mencuat Jelang Musda Partai Golkar Sumedang
Meski belum ada kepastian waktu pelaksanaan, dinamika internal Partai Golkar Ciamis mulai menjadi sorotan.
Sejumlah kader mulai diperbincangkan sebagai calon penerus kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Politisi senior Partai Golkar yang juga anggota DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, menegaskan sudah saatnya Golkar Ciamis dipimpin oleh kader muda.
Menurutnya, regenerasi penting agar partai memiliki energi baru sekaligus menyiapkan kader menghadapi kontestasi politik mendatang.
"Untuk memimpin Golkar Ciamis, harus kader muda. Untuk Bupati Ciamis 2030 juga harus kader muda," tegas Agun.
Baca juga: Agun Gunandjar Dorong Pelaku UMKM Ciamis Segera Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual
Pernyataan Agun pun memunculkan spekulasi di internal partai. Salah satu nama yang mulai disebut-sebut memiliki peluang adalah Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Ciamis, Mohamad Ijudin.
Namun hingga kini, Mohamad Ijudin belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan maju dalam Musda DPD II Partai Golkar Ciamis.
Belum ditetapkannya jadwal Musda membuat peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Ciamis masih terbuka.
Di sisi lain, dorongan regenerasi kepemimpinan terus menguat agar Golkar memiliki figur baru yang diproyeksikan menghadapi berbagai agenda politik, termasuk Pilkada Ciamis 2030.(*)