Sosok Andie Peci, Dikenal Tegas dan Punya Idealisme Tinggi, Bonek Hingga Persebaya Turut Kenang
Luky Setiyawan July 11, 2026 09:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Publik Persebaya Surabaya, khususnya Bonek, kehilangan salah satu tokoh mereka, Andy Kristiantono pada Jumat (10/7/2026).

Sosok yang akrab disapa Andie Peci itu meninggal di RSUD dr Mohamad Soewandhi Surabaya setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut beberapa bulan terakhir.

Adapun jenazah Andie Peci akan dimakamkan di Desa Manis Rejo, Madiun.

Lantas, bagaimana sosok Andie Peci?

Baca juga: Santer Kabar Persebaya Bidik Eks Tandem Alex Martins, Sempat Jadi Incaran Persib Bandung

Sosok Andie Peci

Andie Peci merupakan pria kelahiran Madiun, Jawa Timur. 

Selain dikenal sebagai pentolan Bonek, dia juga merupakan aktivis buruh dan aktif di Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi).

Mendiang Andie Peci merupakan sosok yang sangat vokal ketika Persebaya mengalami periode sulit akibat dualisme hingga berujung pembekuan oleh PSSI yang terjadi tahun 2010 hingga awal 2017.

Melalui perjuangan Andie Peci bersama elemen Bonek lainnya yang dilakukan di Surabaya, Jakarta, hingga Bandung.

Persebaya akhirnya kembali diakui PSSI melalui Kongres Tahunan PSSI pada 8 Januari 2017 di Bandung.

Kecintaan Andie Peci pada Persebaya tidak perlu diragukan. Di masa sulitnya menjalani perawatan di rumah sakit, Andie Peci masih sempat mengucapkan momen perayaan ulang tahun Persebaya tahun ini yang ia ucapkan di instagram pribadinya pada 18 Juni 2026 lalu.

Besarnya jasa Andie Peci terhadap perjuangan Persebaya juga disampaikan Ahmad, Bonek asal Tanjungari, Surabaya.

"Semua Bonek tahu Cak Andie Peci, beliau sangat kami hormati. Selamat jalan cak, tenang di tribun barunya," kata Ahmad.

Pentolan Bonek Kenang Andie Peci

Sementara itu, salah satu pentolan Bonek, Husein Ghozali atau akrab disapa Cak Cong mengenang sosok mendiang Andie Peci.

"Dia sosok yang sangat kuat, punya idealismenya tinggi dalam memperjuangkan Persebaya sampai kembali diakui," kata Cak Cong, Jumat (10/7/2026).

"Sulit untuk menandingi kecerdasan dalam bernegosiasi dan melakukan pergerakan untuk mengembalikan Persebaya. Jadi kami jelas sangat kehilangan," tambah Cak Cong.

Persebaya Surabaya Turut Kenang Andie Peci

Ungkapan duka disampaikan manajer Persebaya, Sidiq Maulana Tualeka. Pria yang akrab disapa Alex Tualeka itu menyebut Andi Peci sebagai sosok inspirasi Bonek.

"Dalam sejarah perjuangan pemulihan status Persebaya Surabaya, Cak Andie Peci memiliki modal sangat lengkap. Dia bukan hanya alat, tapi juga api penyemangat sekaligus inspirasi perjuangan Bonek," kata Alex Tualeka, Jumat (10/7/2026).

"Bonek yang bertanah air tanpa penindasan, berbangsa yang gandrung keadilan, serta bahasa tanpa kebohongan yang menjadi sumpah Bonek sepanjang perjuangan adalah salah satu produk pemikirannya untuk menyolidkan masa aksi," kata Alex.

Ia juga menyinggung filosofi yang dipegang erat Andie Peci. Dimana perlawanan adalah kata kerja. Harus dikerjakan, dan harus diperjuangkan. Karena kemenangan bukan hadiah yang turun dari langit.

"Bahagia di tribun barumu, bersama para pejuang lain, Cak Jhoner yang sudah mendahului, begitu juga Marsinah yang menginspirasi Cak Andie dalam perjuangan buruh selama ini," pungkas Alex Tualeka.

Terpisah, mantan pemain dan kapten Persebaya Surabaya Rendi Irwan juga mengenang sosok mendiang Andie Peci.

"Saya mengenal sosok cak Andie Peci adalah tokoh Bonek yang memperjuangkan Persebaya waktu mati suri hingga bisa berkompetisi kembali di tahun 2017," kata Rendi Irwan pada surya.co.id (Tribun Jatim Network).

Perjuangannya semakin nyata, karena Andie Peci juga menaruh perhatian khusus pada pemain Persebaya selama dibekukan PSSI kurang lebih selama enam tahun.

"Di Tahun 2013 Saat Persebaya tidak di akui PSSI, kami pemain masih berlatih di di mes karanggayam. Cak peci sering hadir di saat kami latihan, juga memberikan dukungan moral kepada kami waktu itu," pungkasnya.

(Khairul Amin/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.