TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Penyebab ASN Nias tewas di Apartemen Skyview Setia Budi Medan masih dalam penyelidikan polisi.
Sat Reskrim Polrestabes Medan menyatakan sedang menyelidiki tewasnya pria berinisial AL, yang diduga sebagai aparatur sipil negara (ASN).
AL diduga bertugas di bagian penata pertanahan ahli pertama di ATR, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kabupaten Nias.
Baca juga: KONGLOMERAT Tan Kian Diperiksa Terkait Kasus Febrie Adriansyah, Raja Properti Pemilik Ritz Carlton
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Riski Lubis mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah korban bunuh diri melompat atau diduga dibunuh.
Begitu juga apakah korban terjatuh akibat kecelakaan di lokasi, belum diketahui.
Sejauh ini, lanjut Adrian, pihaknya masih melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, untuk mengetahui pasti peristiwa tersebut.
"Masih dalam penyelidikan,"kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Riski Lubis, Sabtu (11/7/2026).
Baca juga: PELAKU Pencurian Kabel 5 KM Penerang Jalan di Tanjungbalai Ditangkap, Kerugian Mencapai Rp 400 Juta
Sebelumnya, seorang pria berinisial AL, ditemukan tewas di apartemen Skyview Setia Budi, Jalan Abdul Hakim Kelurahan Padang Bulan Selayang, Kecamatan Medan Selayang.
Korban disebut-sebut sebagai aparatur sipil negara (ASN), bagian penata pertanahan ahli pertama di ATR, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kabupaten Nias.
Kondisi Mengenaskan
Ketika ditemukan, kondisi korban begitu memprihatinkan karena kaki sebelah kanannya putus.
Baca juga: Bikin Rugi Negara Rp400 Juta, Pencuri Kabel Lampu Penerangan Jalan Umum di Tanjungbalai Ditangkap
Kemudian, terdapat sejumlah luka di mulut, dan darah bercucuran di tubuhnya.
Kepala Lingkungan sekitar, Junaidi Sembiring mengatakan, peristiwa terjadi pada Jumat 10 Juli kemarin, sekitar pukul 04:00 WIB.
Namun, ia baru mendapat informasi dari manajemen Skyview, sekira pukul 06:30 WIB, setelah dihubungi.
Berdasarkan informasi dari manajemen Skyview Setia Budi, korban diduga melompat dari lantai 12 apartemen.
Mengenai informasi lebih lengkap, seperti bersama siapa korban, sejak kapan berada di apartemen, Junaidi mengaku tidak mengetahuinya.
Baca juga: Ketua PDI Perjuangan Sumut Hadiri Pesta Bona Taon Simanjorang di Hasinggaan
"Informasinya dia melompat dari lantai 12 apartemen. Begitu saja info yang saya terima,"kata Junaidi Sembiring, Sabtu (11/7/2026).
Pantauan di lokasi, area korban terjatuh dipasang garis Polisi.
Area yang tidak boleh dimasuki cukup luas, kurang lebih lima meter.
Di lokasi, aktivitas juga tampak seperti biasanya, yaitu penghuni keluar masuk.
(Cr25/Tribun-medan.com)