TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) resmi menggelar Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat yang dirangkaikan dengan pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten/Kota se- Kalimantan Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu 11 Juli 2026, menjadi langkah awal revitalisasi organisasi Karang Taruna di Kalbar setelah cukup lama kepengurusan di sejumlah daerah tidak aktif.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua Bidang Organisasi PNKT, M.R. Syarif Hasan Alatas, yang hadir mewakili Ketua Umum PNKT, Budisatrio Djiwandono.
Dalam sambutannya, Syarif mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Dinas Sosial yang turut hadir dan mendukung pelaksanaan Temu Karya.
Menurutnya, tingginya antusiasme berbagai pihak menunjukkan Karang Taruna masih menjadi organisasi kepemudaan yang memiliki peran strategis, tidak hanya dalam membangun organisasi, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
“Karang Taruna merupakan platform yang dapat mendorong pemuda untuk berkembang, termasuk dalam menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan sosial. Saya berharap program-program kerja yang dijalankan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
• Helikopter Sikorsky dan Super Puma Dikerahkan Padamkan Karhutla di Kalbar
Syarif mengatakan Karang Taruna memiliki potensi besar karena menghimpun pemuda berusia 16 hingga 30 tahun. Potensi tersebut harus mampu diakomodasi melalui berbagai program yang mendorong lahirnya generasi muda yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
“Ini menunjukkan bahwa Karang Taruna adalah organisasi yang sangat besar. Tugas kita bukan hanya menjaga eksistensi organisasi, tetapi bagaimana mengakomodasi potensi para pemuda agar mampu memberikan manfaat nyata, baik melalui kegiatan sosial maupun membuka akses terhadap peluang usaha dan kesempatan lainnya,” katanya.
Ia juga mengungkapkan PNKT tengah menyiapkan sejumlah program baru yang akan dijalankan secara terintegrasi mulai dari tingkat desa hingga nasional.
“Kami percaya akan banyak program yang memberikan kejutan bagi teman-teman semua. Tentunya program tersebut akan dijalankan melalui koordinasi yang baik mulai dari tingkat desa hingga nasional sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Kalimantan PNKT sekaligus Ketua Caretaker Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat, Sudirman, menegaskan Temu Karya menjadi momentum penting dalam proses konsolidasi dan modernisasi organisasi di Kalbar.
Menurutnya, kepengurusan Karang Taruna di tingkat kabupaten dan kota telah cukup lama vakum sehingga diperlukan pembenahan organisasi agar kembali mampu menjalankan fungsi sosial di tengah masyarakat.
“Temu Karya ini merupakan bagian dari proses modernisasi organisasi. Setelah cukup lama vakum, kini saatnya kita melakukan konsolidasi internal untuk mengaktifkan kembali Karang Taruna kabupaten dan kota sebagai garda terdepan gerakan sosial di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Sudirman menilai Karang Taruna yang telah berdiri lebih dari enam dekade memiliki sejarah panjang dalam membangun kepedulian sosial. Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, ia mengajak seluruh pengurus untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kita harus membangkitkan kembali semangat dan motivasi itu. Di era digital seperti sekarang, ruang interaksi sosial semakin terbatas. Ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama agar kepedulian sosial tetap tumbuh di tengah masyarakat,” katanya.
Ia optimistis Karang Taruna Kalimantan Barat akan kembali menjadi organisasi yang aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial di daerah.
“Saya percaya setiap kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita sendiri. Kepedulian kepada lingkungan dan sesama akan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, hingga daerah. Saya optimistis Karang Taruna Kalimantan Barat akan kembali bersinar dan berjaya,” pungkasnya.
• Muhammad Farizi Gaungkan Organisasi Kepemudaan Karang Taruna yang lebih Maju
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Karya Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, Jhonny, mengatakan seluruh rangkaian Temu Karya telah berlangsung sesuai ketentuan organisasi. Forum juga telah menetapkan ketua-ketua Karang Taruna kabupaten dan kota yang sah untuk selanjutnya menyusun kepengurusan di masing-masing daerah.
“Alhamdulillah seluruh tahapan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat telah selesai dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi. Ketua-ketua terpilih telah sah dan selanjutnya dapat menyusun struktur kepengurusan masing-masing,” ujarnya.
Jhonny menambahkan, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan acara penutupan pada Sabtu malam. Selanjutnya, pada Minggu (12/7/2026), akan digelar Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat yang dirangkaikan dengan pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat.
Berikut nama Ketua Karang Taruna Kabupaten Kota se-Kalbar yang telah terpilih secara Aklamasi di masing-masing daerah , yakni:
(*)