Bina Korban Pemakai Narkoba, Pemuda Dewan Dakwah Aceh dan Rumoh Geutanyoe Aceh Teken Kerja Sama
Mursal Ismail July 12, 2026 03:03 AM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Dewan Dakwah Aceh dan Yayasan Rehabilitasi Narkoba Rumoh Geutanyoe Aceh menjalin kerja sama dalam rangka memperkuat pembinaan spiritual bagi para residen atau korban penyalahgunaan narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Jumat (10/7/2026) sore.

Acara ini dihadiri Ketua Umum PW Pemuda Dewan Dakwah Aceh, Alimuddin Armia beserta jajaran dan Pimpinan Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Zubaidah.

Program yang disepakati meliputi konseling individu berbasis nilai-nilai Islam, pembiasaan ibadah (riyadhah) seperti shalat berjamaah, doa, zikir, tilawah Al-Qur'an, serta pembinaan akhlak yang dilaksanakan secara terprogram dan berkelanjutan.

Selain mendukung proses rehabilitasi, kedua lembaga juga akan bersinergi dalam pembinaan generasi muda melalui edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, penguatan karakter, pembinaan keagamaan, dan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pimpinan Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Zubaidah mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan rehabilitasi yang tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik dan psikologis, tetapi juga memperkuat aspek spiritual sebagai fondasi perubahan perilaku.

Baca juga: Bahlil Dukung Dana Otsus Aceh Ditambah 2,5 Persen, Minta Doli Kawal Revisi UUPA

"Kami berharap program pembinaan ini dapat berjalan lebih terarah, berkesinambungan, dan memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku residen, sekaligus menjadi bagian dari upaya mencegah lahirnya penyalahguna narkoba baru di tengah masyarakat," tambahnya.

Sementara Ketua Umum PW Pemuda Dewan Dakwah Aceh, Alimuddin Armia menegaskan komitmen organisasinya untuk berperan aktif dalam mendukung proses rehabilitasi melalui pendekatan dakwah, pembinaan karakter, dan penguatan spiritual.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi persoalan hukum dan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan lemahnya ketahanan iman, akhlak, serta lingkungan sosial.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas lembaga agar penanganannya berlangsung secara menyeluruh.

"Kami meyakini dakwah harus hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan umat,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, Pemuda Dewan Dakwah Aceh siap mendampingi para residen melalui pembinaan keislaman, penguatan akhlak, serta pemberian motivasi agar mereka memiliki semangat berhijrah dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. (*)

Baca juga: Mahasiswa UIN Ar-Raniry Borong Medali di SEIBa International Festival 2026

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.