Persib Berpeluang Juara, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 Memasuki Laga Final
Alif Mardiansyah July 12, 2026 08:33 AM

HYDROPLUS Soccer League
Akademi Persib Bandung sedang bertanding melawan Putri JP Jakarta dalam laga semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18 2025/2026.

BOLASPORT.COM -  HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 sudah memasuki pertandingan final yang salah satunya memiliki peluang Akademi Persib Bandung angkat piala.

HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 merupakan turnamen sepak bola putri usia dini yang mempertandingkan kategori U-15 dan U-18.

Setelah berjalannya waktu, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 sudah memasuki laga final.

Final kategori U-15 pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 mempertemukan Goal Aksis Cimahi versus Cipta Cendikia Football Academy (FA) Bogor.

Goal Aksis Cimahi sukses melenggang ke laga pamungkas setelah berhasil mengalahkan Mojang Priangan Ciamis dengan skor 3-2.

Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menyampaikan kunci anak asuhnya yang mampu menguatkan mental hingga berhasil memetik kemenangan melawan Mojang Priangan Ciamis sampai babak adu penalti.

Budi berharap Goal Aksis dapat mendapatkan wawasan serta pengalaman bertanding pada pertandingan penting nanti di final.

"Apapun hasilnya hari ini coba lebih tenang karena kalau lebih tenang kemampuannya akan keluar 100 persen. Tadi sempat kebobolan tapi saya bilang, masih ada kesempatan 25 menit kedua, jadi tidak ada yang tidak mungkin," kata Budi Sufarlan.

"Pemilihan penendang untuk babak adu penalti tadi tentu atas dasar kemampuan mereka yang kita lihat saat latihan, tidak hanya teknik tapi juga mental."

"Tapi di final nanti kami berharap bertemu dengan lawan yang belum pernah dihadapi sehingga tim bisa menambah wawasan dan pengalaman bertanding," sambung Budi.

Sementara itu, calon lawan Goal Aksis pada pertandingan final nanti yaitu Cipta Cendikia FA Bogor.

Keberhasilan Cipta Cendikia FA Bogor diraih setelah menumbangkan Arema FC Women Malang dengan skor tipis 2-1.

Juru taktik Cipta Cendikia FA, Rully Hidayansyah mengapresiasi timnya yang mampu melangkah ke final.

"Babak pertama memang saya instruksikan anak-anak untuk agresif, main antar ruang. Kalau misalnya open play tidak dapat gol, kami harus punya strong point juga, salah satunya adalah set piece dan alhamdulillah dapat dua gol," tutur Rully Hidayansyah.

"Begitu kami kebobolan satu, saya melihat Arema inisiatif langsung menyerang luar biasa dan kita memang kewalahan, jujur."

"Tapi saya apresiasi buat anak-anak mau kerja keras, mau disiplin lagi pertahanannya sehingga bisa mempertahankan kemenangan," ujar Rully menambahkan.

Cipta Cendikia FA akan bersua Goal Aksis pada pertandingan final kategori U-15 pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026) pagi.

Sedangkan laga pamungkas pada ketegori U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 akan mempertemukan Akademi Persib Bandung melawan Putri Garut.

Akademi Persib Bandung mampu meraih satu tiket ke final setelah mengalahkan Putri JP Jakarta lewat skor 2-1.

Pelatih Akademi Persib Bandung, Dian Nadila Mutiara, bersyukur timnya bisa melangkah ke final.

Dian bakal mempercayakan ke para pemainnya untuk hasil yang akan diraih pertandingan final nanti.

"Alhamdulilah Akademi Persib Bandung bisa melangkah ke fase selanjutnya. Ini pertandingan yang sangat luar biasa, karena saling jual beli serangan," ucap Dian Nadila Mutiara.

"Saya menekankan untuk lebih sabar bermainnya dan sesuai skema. Dari pinggir lapangan saya hanya bisa memberikan motivasi pada mereka."

"Saya akan serahkan pada pemain apakah mereka mau jadi yang pertama atau kedua. Tapi yang jelas untuk lawan besok, ditunggu sama 'Maung Bandung'," sambung Dian.

Akademi Persib Bandung nantinya akan bertemu Putri Garut yang juga sukses melaju ke final kategori U-18 pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.

Kesuksesan Putri Garut tersebut diraih seusai menumbangkan Arema FC Women dengan skor 1-0.

Pelatih Putri Garut, Depi Kupriansyah, menyebut timnya telah memberikan kemampuan terbaiknya.

Jelang bersua dengan Akademi Persib Bandung pada laga pamungkas, Putri Garut sudah mempelajari kekuatan tim tersebut.

"Kami berhasil tampil sesuai rencana dengan menerapkan skema serangan balik. Kita semua tahu Arema tim berkualitas. Jadi, setelah unggul 1-0 kami langsung fokus bertahan dan tidak muluk-muluk menerapkan strategi khusus. Kami di sini datang sebagai kuda hitam. Jadi, walaupun tidak ada beban, kami tetap mengusahakan yang terbaik," tutur Depi Kupriansyah.

"Soal menghadapi Persib di final, saya sudah mempelajari kekuatan mereka yang bermain dengan ciri khas 'total football'. Saya juga sudah mempersiapkan bagaimana menghadapi tim dengan gaya bermain seperti itu."

"Sejujurnya, kami sudah tidak ada beban lagi karena target awal kami di semifinal. Tapi karena sekarang sudah kepalang tanggung, sekalian juara saja. Kami sudah mempersiapkan semua skenario termasuk jika ada skema adu penalti," ujar Depi menambahkan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.