SURYA.CO.ID, YOGYAKARTA – Pasuruan United menorehkan sejarah baru dengan menjuarai Liga 4 Piala Presiden 2026 sekaligus memastikan promosi ke Liga 3 Nusantara musim depan setelah menundukkan Pesik Kuningan 1-0 pada partai final, Sabtu (11/7/2026).
Keberhasilan itu menjadi penutup sempurna perjalanan Laskar Santri Mbeling sepanjang musim. Di tengah persaingan yang ketat, Pasuruan United tampil konsisten hingga mampu mengawinkan dua pencapaian sekaligus, yakni mengangkat trofi juara dan mengamankan tiket promosi.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan yang selama ini menantikan kebangkitan sepak bola daerah.
Kepastian tersebut diraih setelah Pasuruan United mengalahkan Pesik Kuningan pada laga final di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Gol semata wayang kemenangan dicetak Racksa Surya pada menit ke-80. Berawal dari skema serangan balik, Racksa sukses mengecoh penjaga gawang Pesik Kuningan sebelum melepaskan tembakan yang menggetarkan jala lawan.
Baca juga: Pasuruan United Siapkan Bonus Fantastis Rp1,1 Miliar, Misi Juara Liga 4 Kian Membara
Gol itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi sekaligus memastikan trofi Liga 4 Piala Presiden dibawa pulang ke Kabupaten Pasuruan.
Sepanjang pertandingan, kedua tim sama-sama tampil agresif. Pasuruan United memperlihatkan permainan disiplin di setiap lini, sedangkan Pesik Kuningan terus berusaha memburu gol penyeimbang.
Namun, kokohnya lini pertahanan Laskar Santri Mbeling membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Manajer Pasuruan United, Fitroh Berlusconi, mengaku bangga atas pencapaian timnya yang berhasil meraih gelar juara sekaligus promosi ke Liga 3 Nusantara.
“Alhamdulillah, target kami sejak awal musim sudah tercapai. Ini pencapaian yang sangat membanggakan bagi Pasuruan United dan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” katanya usai pertandingan.
Fitroh menilai keberhasilan tersebut merupakan buah kerja keras seluruh elemen tim yang mampu menjaga konsistensi sepanjang kompetisi.
Baca juga: Persebaya Surabaya Beri Penghormatan Khusus untuk Mengenang Andie Peci
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, tim pelatih, ofisial, dan semua pihak yang telah mengantarkan Pasuruan United mencatat sejarah baru.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain yang telah memberikan kemampuan terbaiknya, berjuang tanpa kenal lelah, serta mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Apresiasi juga diberikan kepada jajaran pelatih yang dinilai berhasil membangun kekompakan dan mental juara dalam skuad.
“Terima kasih kepada Coach Bio Paulin, Coach Kas Hartadi, seluruh tim pelatih, ofisial, dan semua yang telah bekerja luar biasa untuk membawa Pasuruan United meraih prestasi ini,” tuturnya.
Fitroh turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati KH Shobih Asrori, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Presiden Klub Bayu Aji Handayanto, CEO Pasuruan United Suryono Pane, para sponsor, dan seluruh masyarakat yang terus memberikan dukungan.
“Prestasi ini bukan hanya milik Pasuruan United, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh kepada kami,” urainya.
Menurutnya, Pasuruan United kini semakin optimistis menghadapi persaingan di Liga 3 Nusantara.
“Kami ingin terus mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di kancah sepak bola nasional,” paparnya.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi pencapaian Pasuruan United. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa upaya mengembalikan kejayaan sepak bola Pasuruan mulai menunjukkan hasil.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemain dan pelatih yang sudah berjuang selama ini. Mudah - mudahan, sepak bola Pasuruan bisa terus maju dan lebih baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama manajemen klub kini tengah menyiapkan keikutsertaan dua klub asal Pasuruan di Liga 3 musim depan agar tampil lebih maksimal.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori menilai prestasi Pasuruan United menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sepak bola.
“Prestasi ini bukti Pemerintah serius memikirkan kemajuan sepak bola daerah. Dukungan yang diberikan bukan hanya untuk mengejar prestasi sesaat, tetapi membangun fondasi sepak bola Pasuruan agar berkembang,” ujarnya.
Menurut Gus Shobih, promosi Pasuruan United membuat Kabupaten Pasuruan kini memiliki dua wakil di Liga 3 Nusantara, yakni Pasuruan United dan Persekabpas. Kondisi tersebut diharapkan mampu menciptakan persaingan sehat sekaligus memperkuat pembinaan talenta lokal.
“Semoga ini menjadi pemicu persepakbolaan di Pasuruan semakin maju, semakin kompetitif, dan melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu bersaing di level nasional,” katanya.
Ia menambahkan, kemajuan sepak bola juga akan membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kalau sepak bola maju, multiplier effect-nya juga besar. UMKM bergerak, pedagang mendapatkan manfaat, sektor jasa hidup, dan ekonomi kerakyatan ikut tumbuh,” ujarnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menegaskan akan terus mendukung pengembangan sepak bola sebagai bagian dari pembangunan daerah.