Kecelakaan di Cirebon, Sopir Truk Tabrak Median Jalan demi Hindari Korban Jiwa
Seli Andina Miranti July 12, 2026 10:30 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sopir truk yang menghancurkan median pembatas jalan di Jalan Brigjen Dharsono, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, akhirnya buka suara mengenai kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam.

Di balik benturan keras yang membuat beton pembatas jalan hancur, sang sopir mengaku sengaja memilih mengarahkan kendaraannya ke median karena tidak ingin membahayakan pengguna jalan lain.

Aris Munandar (30) mengatakan, keputusan membanting setir ke arah kanan diambil dalam hitungan detik setelah sebuah truk tronton memotong laju kendaraannya.

Menurut dia, pilihan itu jauh lebih aman dibandingkan membawa truk ke sisi kiri jalan yang berpotensi menabrak pengendara lain.

Baca juga: Truk Pengangkut Kendaraan Hantam Pembatas Jalan di Kota Cirebon, Sempat Ngebut lalu Banting Setir

"Dipotong sama yang tronton. Menghindari. Daripada ambil kiri ada korban, mending menabrak pembatas jalan," ujar Aris saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (11/7/2026) malam.

Saat itu, Aris mengaku sedang mengemudikan truk dari arah Cirebon menuju Indramayu.

Truk yang dikendarainya baru selesai mengangkut sepeda motor dan dalam kondisi tanpa muatan ketika kecelakaan terjadi.

"Dari timur, mau ke Indramayu. Muatannya sepeda motor, tapi sudah kosongan," ucapnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak median jalan.

Menurut Aris, kecepatan kendaraannya saat itu sekitar 50 kilometer per jam.

"Nggak, paling 50-an," jelas dia, singkat.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Cirebon Kota, Iptu Nuryoto membenarkan, bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengemudi mengubah arah kendaraan untuk menghindari benturan dengan truk tronton yang berada di depannya.

"Saat di TKP menghindari benturan dengan truk tronton yang berada di depannya satu arah, selanjutnya berubah posisi ke arah kanan menabrak median pembatas jalan," kata Nuryoto.

Baca juga: Fortuner dan 5 Motor Kecelakaan Beruntun di Kawalu Tasikmalaya, 2 Korban Luka Dibawa ke RSUD

Meski demikian, polisi menyebut hasil penyelidikan sementara menunjukkan faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

"Pengemudi kurang hati-hati dan kurang antisipasi dengan situasi arus lalu lintas dari arah depan sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan pada truk dan median pembatas jalan dengan nilai material diperkirakan sekitar Rp 2 juta.

Nuryoto juga menyampaikan, bahwa kendaraan yang dikemudikan Aris dalam kondisi laik jalan.

Pengemudi diketahui memiliki SIM B II Umum serta membawa dokumen kendaraan yang lengkap saat kejadian.

Benturan membuat truk berpelat nomor B 9463 KEH melintang di badan jalan sehingga arus lalu lintas menuju arah Jawa Tengah sempat tersendat dan dialihkan.

Rekan sopir yang berada di lokasi sempat menduga truk melaju kencang usai melewati lampu merah sebelum akhirnya membanting setir menghindari kendaraan di depannya.

Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 21.45 WIB menggunakan mobil derek.

Setelah truk berhasil dipindahkan, petugas kepolisian bersama TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran melanjutkan pembersihan pecahan beton serta tumpahan solar dari badan jalan agar kondisi kembali aman dilintasi kendaraan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.