Petani Desa Cenrana Bone Mulai Tanam Padi Musim Kedua, Tradisi Gotong Royong Tetap Terjaga
Ansar July 12, 2026 02:21 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE— Petani di Desa Cenrana, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan memasuki musim tanam padi, Minggu (12/7/2026).

Penanaman padi di Desa dengan jumlah penduduk sekitar 1.903 jiwa itu telah memasuki musim tanam kedua pada tahun 2026.

Desa Cenrana berjarak delapan kilometer dari ibu kota Kecamatan Kahu.

Lahan persawahan di desa ini mencapai sekitar 108 hektare.

Area persawahan itu tersebar di empat dusun yakni Dusun Cenrana,  Jaramele, Mattirowalie dan Samarennu.

Dalam setahun, petani di Desa Cenrana umumnya melakukan dua kali musim tanam dan dua kali panen.

Produktivitas tersebut didukung pasokan air dari Daerah Irigasi (DI) Sanrego yang mengairi sebagian besar areal persawahan.

DI Sanrego adalah jaringan irigasi kewenangan pusat berpusat di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu.

Bendungan ini mengairi lahan seluas 9.457 hektare dan masuk dalam Wilayah Sungai Walanae Cenranae.

Dikelola melalui koordinasi Komisi Irigasi Kabupaten Bone. 

Pantauan Tribun-Timur.com, Minggu (12/7/2026) di Dusun Mattirowalie puluhan petani mulai menanam bibit padi serentak di hamparan sawah.

Mayoritas menggunakan sistem tanam pindah (Tapin), yakni memindahkan bibit dari persemaian ke lahan sawah yang telah diolah.

Saat menanam, para petani berjalan mundur agar barisan tanaman tetap rapi, sejajar, serta menghindari bibit yang sudah ditanam terinjak.

Cara tersebut juga memudahkan proses perawatan hingga masa panen.

Suasana kebersamaan terlihat selama proses tanam berlangsung.

Para petani saling bergotong royong menyelesaikan pekerjaan di sawah.

Di sisi lain, sejumlah ibu-ibu tampak menunggu di pematang sawah sambil membawa bekal makanan diletakkan di bawah rindangnya pepohonan.

Memasuki pukul 12.00 Wita, para petani menghentikan aktivitas sejenak untuk beristirahat dan menikmati bekal makan siang yang telah disiapkan, sebelum kembali melanjutkan penanaman padi pada sore hari.

Seorang petani Desa Cenrana, Ramli mengatakan penanaman padi saat ini merupakan musim tanam kedua pada tahun 2026.

“Alhamdulillah, musim tanam kedua sudah dimulai,” katanya kepada Tribun-Timur.com saat beristirahat usai menanam padi. 

Menurutnya, ketersediaan air dari Daerah Irigasi (DI) Sanrego masih mencukupi sehingga petani dapat memulai penanaman sesuai jadwal.

“Air irigasi masih lancar sehingga kami bisa kembali menanam,” ujarnya.

Sementara itu, petani lainnya, Eri mengatakan tradisi gotong royong masih menjadi budaya yang terus dipertahankan masyarakat Desa Cenrana saat musim tanam.

“Kalau dikerjakan bersama-sama, pekerjaan lebih cepat selesai,” katanya. 

Dengan saling membantu bagi Dede proses penanaman dapat diselesaikan lebih cepat dan biaya tenaga kerja juga lebih ringan.

“Hari ini kami membantu di sawah tetangga, nanti mereka bergantian membantu di sawah kami,” ujarnya. (*)

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.