SRIPOKU.COM -Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, dunia pendidikan Indonesia terus bertransformasi untuk menghadirkan kualitas pembelajaran yang lebih bermakna.
Salah satu pendekatan yang kini diadopsi oleh para guru penggerak adalah Deep Learning (Pembelajaran Mendalam).
Pendekatan ini tidak hanya diterapkan pada mata pelajaran eksak, melainkan juga sangat krusial dalam pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Fase A, khususnya Kelas 2 Sekolah Dasar (SD).
Baca juga: Modul Ajar PJOK Kelas 1 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027: Materi Gerak Dasar
Pada Bab 1: Ayo Gerakkan Badanmu, materi PJOK tidak lagi sekadar instruksi satu arah di mana siswa meniru gerakan guru secara mekanis.
Melalui konsep Deep Learning, siswa kelas 2 SD diajak untuk membangun body awareness (kesadaran tubuh) dan space awareness (kesadaran ruang).
Anak-anak dilatih memahami mengapa mereka harus menggerakkan anggota tubuh dengan cara tertentu, bagaimana merasakan otot mereka bekerja, serta merefleksikan manfaat gerakan tersebut bagi kesehatan mereka secara mandiri.
Bagi Bapak/Ibu guru PJOK tingkat dasar yang ingin menyusun draf perangkat ajar modern dan bermakna, berikut kami sajikan rancangan Modul Ajar Deep Learning PJOK Kelas 2 SD Bab 1:
Pendekatan Deep Learning membagi penguasaan gerak tubuh ke dalam tiga pilar pemahaman mendalam:
1. Kesadaran Tubuh (Apa yang Bergerak?)
Siswa tidak hanya melompat atau berlari, melainkan mengidentifikasi bagian tubuh mana yang menjadi tumpuan dan bagian mana yang menjaga keseimbangan.
2. Kesadaran Ruang (Di Mana Tubuh Bergerak?)
Anak-anak belajar memetakan arah dan ruang gerak mereka agar efisien dan aman dari cedera.
3. Hubungan dan Usaha (Bagaimana Cara Bergeraknya?)
Memahami intensitas tenaga yang dikeluarkan tubuh saat melakukan variasi aktivitas fisik.
A. Kegiatan Pendahuluan: Mindful Warm-Up (15 Menit)
B. Kegiatan Inti: Deep Movement Exploration (75 Menit)
C. Kegiatan Penutup: Reflective Cooling Down (15 Menit)
RUBRIK ASESMEN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)
Penilaian berfokus pada pemahaman konseptual anak terhadap gerakan yang mereka lakukan:
| Kriteria Penilaian | Indikator Berkembang Sesuai Harapan (BSH) | Indikator Mulai Berkembang (MB) |
| Kontrol Kesadaran Ruang | Mampu mengubah arah gerak secara lincah dan tidak pernah menabrak teman di area terbatas. | Masih sering bersenggolan dengan teman atau bingung menentukan arah kanan-kiri. |
| Pemahaman Mekanika Gerak | Mampu mendarat dengan lutut mengeper setelah melompat dan tahu tujuannya untuk keamanan. | Mendarat dengan kaki kaku/lurus sehingga rentan kehilangan keseimbangan tubuh. |
| Kemampuan Refleksi | Bisa menjelaskan dengan bahasa sederhana bagian tubuh yang bekerja saat olahraga. | Belum mampu mengidentifikasi manfaat atau bagian tubuh yang aktif bergerak. |
Penerapan draf Deep Learning pada mata pelajaran PJOK Kelas 2 SD di Tahun Ajaran 2026/2027 ini membawa angin segar bagi motorik anak. Ketika siswa kelas 2 SD dibiasakan untuk bergerak secara sadar (mindful movement), mereka tidak hanya tumbuh menjadi anak yang lincah secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan kinestetik dan logika berpikir yang baik sejak dini.