Ditopang Klien Sektor Energi, Pendapatan Sucofindo Naik 104,2 Persen
Choirul Arifin July 12, 2026 03:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan jasa testing, inspeksi dan sertifikasi PT Sucofindo (Persero) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025 dengan kenaikan pendapatan 104,2 persen dari tahun 2024. 

Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, perseroan merealisasikan laba bersih 100,7 persen dari target dalam RKAP 2025.

Direktur Utama Sucofindo Sandry Pasambuna mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari penguatan portofolio bisnis perusahaan di sejumlah sektor strategis.

Sepanjang 2025, sektor batu bara, energi terbarukan, dan mineral menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perseroan.

Menurut Sandry, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi yang diberikan perusahaan di tengah kebutuhan industri akan standar mutu, kepatuhan, dan tata kelola yang semakin tinggi.

Pihaknya akan terus memperkuat daya saing melalui pengembangan layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi jaringan operasional di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pangsa pasar sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Selain memperkuat bisnis inti, pihaknya juga menjalankan efisiensi untuk transformasi perusahaan melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi di berbagai proses bisnis sehingga operasional menjadi lebih efektif dan produktif, sekaligus mampu menekan biaya tanpa mengurangi kualitas layanan.

Baca juga: Laba PTPN Group Naik 81 Persen, Kinerja dan Kesehatan Perusahaan Makin Kuat

"Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus kami dalam menjalankan program efisiensi sehingga proses bisnis dapat berlangsung lebih efektif, produktif, dan mampu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan," kata Sandry.

Ke depan, perseroan juga akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus memperkuat posisi Sucofindo sebagai perusahaan TIC nasional yang mendukung peningkatan daya saing industri dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Pendapatan Tembus Rp22,4 T, Blibli Melesat 32 Peringkat di Fortune 500 ASEAN

Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria menilai transformasi yang dijalankan perusahaan-perusahaan pelat merah sejak pembentukan Danantara pada 2025 mulai menunjukkan hasil positif.

Secara akumulatif kinerja BUMN melampaui target RKAP yang telah ditetapkan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.