Didominasi Perempuan! Ini Sisi Unik Open Trip Canyonering di Curug Pitu Banjarnegara yang Lagi Tren!
Tim TribunStyle July 12, 2026 03:44 PM

Didominasi kaum wanita pemberani! ini dia sisi unik open trip canyonering di Curug Pitu Banjarnegara yang lagi tren!

TRIBUNSTYE.COM, BANJARNEGARA - Bagi anda yang liburan di Kabupaten Banjarnegara, ada objek wisata yang menyediakan wahana olahraga ekstrem canyonering. Canyonering adalah olahraga arus deras atau susur sungai dengan menggunakan teknik repling tebing atau turun tebing. Biasanya olahraga ini dilakukan di tempat yang tinggi seperti air terjun atau curug.

Saat ini olahraga tersebut sedang diminati oleh anak muda, khususnya yang ingin menantang adrenalin. Untuk anda yang menyukai olahraga adrenalin, mungkin kegiatan ini akan cocok untuk anda. Namun, ada satu fenomena unik yang bergeser dari stereotipe olahraga ekstrem pada umumnya: wahana pemacu adrenalin ini justru ramai-ramai dikuasai oleh para perempuan!

Yuk, kita bedah sisi unik dan fakta menarik di balik populernya open trip canyonering di Curug Pitu Banjarnegara berikut ini:

Eksklusifitas yang Mencair: Dari Pelatihan Internal Menjadi Open Trip Umum

Baca juga: Anti Mainstream! Taklukan Jalur Ekstrem demi Intip Surga Tersembunyi Curug Pletuk di Banjarnegara!

Aji, salah satu operator dalam trip Canyonering Banjarnegara mengatakan, awalnya olahraga canyonering ini sudah cukup lama ada, namun memang baru saat ini populer.

"Sebenarnya kalau untuk kegiatan seperti ini, untuk anak-anak pecinta alam di Banjarnegara ini mungkin sudah 10 atau 20 tahun yang lalu, mereka udah sering main disini," katanya.
Namun dahulu, lanjutnya, hanya untuk pelatihan saja. Karena saat ini mulai populer, maka dibukalah open trip untuk kegiatan canyonering ini. Lebih lanjut, hari ini sebanyak 31 peserta mengikuti canyonering di Curug Pitu Banjarnegara yang terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.

Fakta Unik: Mayoritas Peserta Justru Datang dari Kaum Hawa!

Uniknya, meskipun kegiatan ini merupakan kegiatan yang ekstrem, tetapi justru untuk peserta canyonering mayoritas diikuti oleh perempuan.

"Ini unik ya, saya juga gak tau kenapa, dari awal banget trip itu paling banyak cowoknya cuma 4 dari 30 peserta yang kita ambil," katanya.

Para peserta perempuan ini bahkan rela datang dari luar kota demi menantang diri menuruni derasnya air terjun. Salah satu peserta perempuan, yang jauh-jauh datang dari Semarang, yakni Dian dan Citra mengatakan mereka tertarik dengan kegiatan ini karena ingin mencoba kegiatan alam.

"Pengin nyoba aja, karena sebelumnya kan main air terjun aja, tapi belum pernah gitu kalau yang kegiatan kaya gini, dan kebetulan Banjarnegara kan deket dari Semarang, jadi yaudah kita coba" ujar Citra.
Selanjutnya, peserta perempuan lain, Almes, yang berasal dari Wonosobo juga mengatakan hal serupa. Menurutnya ini adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan, dan penuh tantangan.

"Tentunya ini jadi pengalaman yang baru buat aku, karena sebelumnya kan belum pernah ikut canyoning," katanya.

Safety First dan Ramah bagi Semua Kalangan

Baca juga: Serunya Liburan Sekolah di Kampung Gagot Banjarnegara: Jadi Petani Cilik dan Menikmati Slow Living!

Meskipun terlihat menyeramkan, pengelola memastikan bahwa siapapun bisa bergabung. Dalam dunia outdoor, khususnya untuk kegiatan canyonering, pemilihan air terjun tentunya sangat penting. Salah satunya ialah memilih air terjun yang memiliki jenis bebatuan yang kuat.

"Kadang ada jenis air terjun yang jenis batuannya itu rapuh, nah itu tidak bisa dan terlalu beresiko, apalagi ini kan untuk wisata," jelasnya.

Selain pemilihan lokasi air terjun yang tepat, salah satu hal utama yang tak kalah penting ialah kemampuan untuk memasang alat safety. Kemudian, tambah Aji, pemilihan lokasi Canyonering juga didasarkan pada akses yang mudah dijangkau. Sebab tidak semua orang yang mengikuti kegiatan ini merupakan pegiat alam bebas.

"Kadang ada yang suka fotografi saja," tambahnya.

Jadi menurutnya, meskipun bukan pegiat alam bebas, siapapun dapat mencoba olahraga ini. Karena salah satu kunci utamanya ialah keamanan dan kemudahan akses. Sebelum mengikuti kegiatan, para peserta akan mengikuti pemanasan terlebih dahulu, kemudian coaching clinic untuk cara repling yang benar, dan sesi foto bersama. Setelah sampai di lokasi, para peserta akan diberikan kesempatan turun sebanyak dua kali.

Kapan Waktu Terbaik untuk Mencoba?

Jika kamu tertarik menyusul cewek-cewek tangguh ini, pastikan datang di momen yang tepat. Adapun bulan-bulan peralihan dari musim hujan ke kemarau, menurutnya adalah bulan terbaik untuk mengikuti kegiatan ini.

"Karena di bulan-bulan ini debit airnya itu sedang. Tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu kecil," jelasnya.
Bagi anda yang ingin mengikuti kegiatan ini, anda bisa melihat jadwal trip di Instagram Canyonering Banjarnegara. Untuk slot sendiri dibuka untuk 30 peserta dan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu. Berani coba?

(TribunBanyumas.com/Farah Anis Rahmawati/TribunStyle.com/Ana Vaidatu Zuhda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.