TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) digetarkan gempa bumi, Minggu (12/7/2026).
Dua kabupaten tersebut adalah Kolaka Timur (Koltim) dan Muna.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultra, aktivitas sesar pertama kali dirasakan di wilayah Koltim sekira pukul 10.26 Wita.
Getarannya tercatat berkekuatan 2.1 skala richter dengan pusat gempa berada pada 4.08 lintang selatan, 121.90 bujur timur, 9 kilometer arah Tenggara Koltim.
Gempa ini terdeteksi di kedalaman 5 kilometer.
Lalu pada pukul 12.18 Wita, gempa magnitudo 2.3 terjadi di Kabupaten Muna.
Baca juga: 2 Rescuer KPP Kendari Sabet 8 Medali Kejuaraan Akuatik Sprint Challenge, Raih Best Swimmer Putri
Episentrum gempa terletak di 4.74 lintang selatan, 122.80 bujur timur, 11 kilometer arah Tmur Laut Muna, kedalaman 8 kilometer.
Pergerakan sesar kembali terasa di Kabupaten Koltim pukul 13.10 Wita dengan magnitudo 2.2.
Titik koordinatnya yaitu 4.17 lintang selatan, 122.05 bujur timur, 28 kilometer arah Tenggara Koltim, dan kedalaman 3 kilometer.
Sampai saat ini, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat tiga peristiwa gempa di dua wilayah tersebut.
BMKG juga belum mengeluarkan keterangan yang menyebutkan bahwa guncangan gempa dirasakan oleh masyarakat di sekitar lokasi.
Meski berkekuatan relatif kecil dan pada umumnya tidak berpotensi menimbulkan dampak signifikan, masyarakat tetap diimbau agar tetap waspada tanpa perlu panik.
Baca juga: Safe Run di Kendari Jadi Media Edukasi LPS, Ajak Masyarakat Menabung di Bank, Simpanan Lebih Aman
Warga juga diminta hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan BMKG.
Masyarakat juga diimbau agar tidak menyebarkan ataupun mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sebagai informasi, pusat pemerintahan Kabupaten Kolaka Timur terletak di Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta.
Sementara pemerintahan Kabupaten Muna berpusat di Desa Sidodadi, Kecamatan Batalaiworu. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)