Misteri Kematian Nyoman Cita di Bali, Polisi Maksimalkan CCTV untuk Mengungkap Identitas Pelaku
Putu Dewi Adi Damayanthi July 12, 2026 05:38 PM

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kematian dari seorang warga Desa Negari, I Nyoman Cita (40) masih misterius. 

Hingga Minggu 12 Juli 2026, aparat masih berusaha mencari petunjuk, untuk mengungkap kasus tersebut.

Selain mengecek CCTV di sekitar TKP, aparat juga mengecek rekaman CCTV di rumah dan warung milik pria yang akrab disapa Man Colik tersebut.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, tidak menampik hal tersebut. 

Baca juga: Pesan Terakhir Nyoman Cita untuk Putranya Sebelum Dibunuh, Gede Rangga: Saya masih sangat trauma

Ia membenarkan, aparat kepolisian sudah menyambangi kediaman pribadi keluarga I Nyoman Cita untuk mencari petunjuk.

"Benar (polisi ke rumah pribadi korban), di sana mencari petunjuk," ujar Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Minggu 12 Juli 2026.

Kediaman dari keluarga kecil I Nyoman Cita di Desa Negari tampak lenggang, Minggu 12 Juli 2026 siang. 

Menurut penuturan warga sekitar, hanya pada malam hari rumah berlantai dua itu disambangi oleh istri dan anak dari mendiang Nyoman Cita.

"Sepertinya keluarganya masih sibuk di rumah tua, persiapan ngaben," ungkap warga sekitar.

Demikian halnya warung lawar terkenal yang selama ini dikelola I Nyoman Cita juga masih tutup. 

Hanya ada seekor anjing yang berada di warung lawar yang berlokasi di Bypass Ida Bagus Mantra di wilayah Desa Negari, Bali.

Sementara Putra dari Nyoman Cita, I Gede Rangga Winata (17) mengatakan, aparat kepolisian sudah mendatangi rumahnya. Termasuk warung lawar godel Man Colik yang selama ini dikelola oleh korban.

"Polisi sudah sempat ke rumah sama ke warung untuk cek CCTV," jelas Rangga Winata.

Menurutnya, di kediamannya ada dua CCTV yang diperiksa. Sementara di warung ada satu CCTV.

"Kalau hasil penyelidikannya saya belum tahu. Tapi semoga saja polisi segera menangkap pelaku," harap Rangga Winata.

Jenazah Nyoman Cita saat ini masih dititip di Intalasi Pemulasaraan RSUD Klungkung. 

Pengabenan terhadap jenazah Nyoman Cita rencananya akan digelar Jumat 24 Juli 2026.

Kasus kematian pedagang lawar godel tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. 

Nyoman Cita ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telungkup, tanpa busana, serta mengalami sejumlah luka di aliran Sungai Bubuh pada Kamis 2 Juli 2026 pagi.

Hasil autopsi Tim Forensik RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menemukan empat luka terbuka akibat senjata tajam, masing-masing satu luka tusuk di punggung kanan, dua luka tusuk di punggung kiri, serta satu luka tusuk di bagian perut depan. Korban juga mengalami luka memar pada bagian leher.

Selain itu, kalung emas seberat sekitar 70 gram yang biasa dikenakan korban juga dilaporkan hilang. 

Hingga kini polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik pembunuhan tersebut. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.