Razia Sejumlah Sarang Prostitusi dan Warung Remang-remang di Sidoarjo
Eko Darmoko July 12, 2026 07:35 PM

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Razia terhadap kawasan remang-remang di Kabupaten Sidoarjo masih berlanjut.

Kali ini giliran wilayah prostitusi Krengseng di Krian, area remang-remang di selatan Pabrik Gula Krembung, serta di sejumlah tempat karaoke di Desa Lebo, Kecamatan Kota, Sidoarjo yang menjadi sasaran, Sabtu (11/7/2026) malam.

Sayangnya, razia di sejumlah kawasan merah itu diduga bocor.

Sehingga saat petugas gabungan datang, banyak warung remang-remang, tempat karaoke illegal, dan area prostitusi terselebung yang menjadi sasaran sudah tutup duluan.

Operasi gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, itu dipimpin oleh Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana.

Sasaran pertama razia adalah sejumlah warung remang-remang di Desa Mojoruntut, area di selatan pabrik gula Krembung yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi transaksi prostitusi.

Baca juga: Heboh Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo Dikabarkan Bocor, BPBD Pastikan Kondisi Aman

Sayangnya, razia di sana tidak membuahkan hasil dan tidak ditemukan apa-apa.

Petugas pun bergeser ke lokasi kedua di kawasan lokalisasi Krengseng, di belakang sisi timur RSUD Sidoarjo Barat.

Kawasan itu selama ini dikabarkan kerap digunakan sebagai lokasi transaksi prostitusi.

Selain itu, petugas juga menerima informasi adanya praktik perjudian, seperti sabung ayam dan permainan kartu cap jiki, yang selama ini meresahkan masyarakat.

Namun, saat sampai di lokasi, petugas hanya menemukan deretan warung yang gelap tanpa aktivitas.

Bilik-bilik prostitusi di kawasan Krengseng itu sudah kosong ditinggal penghuninya. Diduga razia bocor.

Saat petugas melakukan penyisiran lokasi itu, Wabup Mimik mendapati seorang perempuan yang masih berada di lokasi.

Ia kemudian menanyakan alasan seluruh warung telah tutup sebelum petugas datang.

Perempuan yang mengaku sebagai pedagang itu menyebut penutupan warung-warung dilakukan setelah beredar kabar akan adanya razia.

"Saya di sini lagi jualan. Ini tadi tutup karena dapat informasi kalau mau ada razia," ujar perempuan itu.

Karena sudah sepi, petugas pun tidak mendapatkan apa-apa dari kawasan itu. Mereka balik kanan, kemudian melanjutkan razia ke kawasan Lebo.

Sasarannya adalah warung-warung dan tempat karaoke yang disinyalir menyediakan pemandu lagu.

Petugas menyisir area remang-remang yang berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) tersebut.

Dari sejujmlah warung dan tempat karaoke, enam orang perempuan pemandu lagi yang berhasil diamankan. Mereka dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Sidoarjo untuk menjalani pendataan dan tes HIV/IADS.

Selain itu, dalam penggerebekan di warung dan tempat karaoke itu, petugas juga menyita puluhan botol minuman beralkohol.

Wabup Mimik meminta agar penertiban ini tidak berhenti. Ia menginstruksikan bangunan liar yang berdiri di beberapa tempat itu segera dibongkar.

Kemudian dilakukan pembersihan dan pengamanan kawasan agar tidak kembali ditempati.

"Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan,” tegasnya.

Terkait area remang-remang yang diberidi di atas TKD di Lebo, Mimik meminta pemerintah desa segera melakukan pendataan dan penataan ulang seluruh lapak yang berada di atas aset desa tersebut.

Terkait adanya dugaan kebocoran informasi operasi, Mimik mengakui masih terdapat kendala di lapangan yang harus menjadi bahan evaluasi.

"Ada tiga titik yang tadi kami datangi, tetapi sudah sepi karena diduga informasinya bocor."

"Ini menjadi evaluasi ke depan agar operasi berikutnya bisa lebih efektif," jawabnya.

Baca juga: Selundupkan Sabu-sabu ke Dalam Lapas Porong Sidoarjo, Dua Cewek Terciduk Petugas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.