Breaking News: Mobil Pikap Dihantam Dua Truk Beruntun di Lohbener Indramayu, Tiga Orang Tewas
Muhamad Syarif Abdussalam July 12, 2026 08:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). 

Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan. Sebuah mobil pikap Gran Max tertabrak dua unit truk secara beruntun. Dalam kecelakaan ini, delapan penumpang pikap terpental. Berdasarkan laporan Satlantas Polres Indramayu, tiga orang dinyatakan tewas di tempat.

Dari video yang beredar, sesaat setelah kejadian, tampak sejumlah korban tergeletak di jalan raya pascabenturan keras terjadi. Beberapa korban yang telah meninggal dunia kemudian ditutup oleh warga menggunakan daun pisang.

Warga setempat yang ada di sekitar lokasi tampak langsung bahu-membahu menolong para korban, khususnya yang masih selamat. Tidak berselang lama, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil pikap Gran Max bernomor polisi E 8559 RB melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.

"Keterangan saksi, mobil pikap Gran Max bermuatan delapan orang penumpang, sedangkan pengemudinya belum diketahui," kata Undang.

Saat kejadian, mobil pikap itu awalnya dilaporkan berhenti di lajur kanan. Namun, di saat bersamaan, sebuah Truk Hino Wing Box melaju dari arah belakang sehingga menimbulkan tabrakan keras yang tidak dapat terhindarkan.

Benturan itu mengakibatkan mobil pikap terdorong ke depan hingga masuk ke jalur yang berlawanan arah.

Mobil pikap itu lantas kembali tertabrak oleh kendaraan Truk Hino losbak yang tengah melaju di jalur tersebut.

Undang memastikan para korban merupakan penumpang dari mobil pikap. Dari total korban yang dievakuasi, tiga orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Salah satu korban yang telah berhasil diidentifikasi diketahui adalah anak berusia 12 tahun berinisial MI, warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener.

"Empat orang lainnya mengalami luka berat dan dua orang mengalami luka ringan," ucapnya.

Saat ini, seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Losarang Indramayu untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.