Maya Akui Bekal Anak Jelang Masuk Sekolah Juga Penting Selain Buku
Maudy Asri Gita Utami July 12, 2026 08:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Menjelang hari pertama masuk sekolah, orang tua memanfaatkan waktu terakhir untuk berburu berbagai perlengkapan alat tulis sekolah bagi anak-anak mereka.

Salah satunya, Maya (40), mengaku membeli berbagai kebutuhan sekolah untuk kedua anaknya. Ia mengatakan satu anaknya akan masuk SMP dan satu lainnya naik ke kelas 3 SD.

"Kebetulan ada dua anak. Satu masuk SMP, satu lagi naik ke kelas 3 SD. Tadi belanja buku, kotak pensil, pulpen, sampul, plastik. Pokoknya keperluan sekolah," ujarnya kepada tribunpontianakco.id di Jl. Ir. H. Juanda No.46, Darat Sekip, Kec. Pontianak Kota, Minggu 12 Juli 2026.

Maya mengatakan dirinya sudah lama berlangganan membeli perlengkapan sekolah di Toko Buku Lestari setiap memasuki tahun ajaran baru.

"Saya belanja karena sudah biasa ke sini. Jadi setiap tahun kalau sudah naik kelas, beli alat tulis, buku, pastinya langganannya keperluan anak-anak sekolah di sini," katanya.

Menurutnya, harga perlengkapan sekolah di toko tersebut juga masih terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

• Sambil Patroli, Polsek Meranti Ingatkan Masyarakat Waspada Aksi Pencurian

"Kalau harga, dari dulu tidak terlalu tinggi. Istilahnya worth it untuk kebutuhan anak-anak sekolah," ucapnya.

Selain membeli perlengkapan sekolah, Maya juga mulai mempersiapkan kebutuhan anak-anaknya untuk hari pertama masuk sekolah, mulai dari buku hingga bekal makanan.

"Yang pasti intinya besok pagi harus bangun pagi lebih awal lagi. Makanya kita sudah siapkan untuk hari ini. Bukunya sudah disiapkan. Belum lagi untuk besoknya sarapannya," tuturnya.

Ia mengatakan hingga saat ini dirinya masih menyiapkan bekal makanan untuk anak-anaknya ke sekolah.

"Karena kan besok juga ada anak-anak yang harus siapkan makanan ke sekolah. Infonya sih belum ada MBG, jadi kita sudah siapkan bekalnya," lanjutnya.

Maya juga berharap informasi terkait sistem penerimaan siswa baru secara online dapat lebih disosialisasikan kepada masyarakat, terutama bagi orang tua yang masih kesulitan memahami sistem digital.

"Terutama kita yang kemarin baru habis coba masuk SMP dengan model online. Itu yang pastinya lebih harus dikonfirmasi lagi, di informasi lebih jelas terkait untuk masuknya, cara masuknya secara online,Kadang ada beberapa ibu-ibu yang gaptek. Ada yang mengerti, ada yang belum paham. Lebih sosialisasi aja untuk cara masuk untuk setiap sekolah, apalagi terutama untuk sekolah negeri," tutupnya.  

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.