TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Manajemen Semen Padang FC akhirnya angkat bicara terkait keputusan melepas kiper asal Brasil, Arthur Augusto, yang resmi bergabung dengan klub Liga Azerbaijan, Araz-Nakhchivan.
Padahal, Arthur masih terikat kontrak selama satu musim bersama Kabau Sirah. Namun, regulasi Liga 2 musim 2026/2027 yang tidak memperbolehkan penggunaan kiper asing membuat Semen Padang FC harus mengambil keputusan tersebut.
Manajer Semen Padang FC, Bradity Maolevy, mengatakan regulasi kompetisi membatasi klub hanya boleh mendaftarkan tiga pemain asing dan seluruh kuota itu diprioritaskan untuk pemain lapangan.
Baca juga: Semen Padang FC Ajak Suporter Duduk Bersama di Jakarta, Bahas Langkah Hadapi Liga 2
"Arthur memang kontraknya masih ada satu tahun lagi bersama Semen Padang FC. Tetapi kami terkena aturan regulasi Liga 2 yang tidak menggunakan kiper asing," kata Bradity Maolevy kepada TribunPadang.com, Minggu (12/7/2026).
Ia menjelaskan, manajemen memilih memaksimalkan kuota tiga pemain asing di sektor lain yang dinilai lebih dibutuhkan dalam mengarungi kompetisi.
"Karena kita hanya dibolehkan tiga pemain asing. Jadi tiga pemain asing itu kita maksimalkan untuk posisi pemain belakang sampai pemain depan," ujarnya.
Menurut Bradity, keputusan melepas Arthur bukan karena persoalan performa. Justru, manajemen memberikan kebebasan kepada penjaga gawang berusia 25 tahun itu untuk menentukan masa depannya agar tetap memperoleh menit bermain.
"Karena itu kami memberikan keleluasaan kepada Arthur untuk memilih klubnya. Itu untuk mendukung karier dan menit bermainnya. Kita mendoakan Arthur sukses ke depannya," katanya.
Arthur Augusto kini resmi bergabung dengan Araz-Nakhchivan yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Azerbaijan.
Kiper berkebangsaan Brasil tersebut didatangkan Semen Padang FC pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2024/2025 dari klub Liga 2 Portugal, UD Oliveirense.
Baca juga: Ghifari Azhari Dipanggil Seleksi Timnas U-20, Semen Padang FC Beri Dukungan Penuh dan Doakan Lolos
Sejak bergabung, Arthur langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang saat tim masih ditangani Eduardo Almeida. Penampilannya membuat lini pertahanan Kabau Sirah lebih solid pada paruh kedua musim itu dan membuat Semen Padang FC bertahan di Liga 1.
Namun, setelah Eduardo Almeida meninggalkan kursi pelatih, posisi Arthur perlahan tergantikan oleh Rendy Oscario yang didatangkan pada putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026.
Selama membela Semen Padang FC, Arthur mencatatkan 39 penampilan dengan total kebobolan 71 gol. Berdasarkan data Transfermarkt, kiper dengan tinggi badan 1,92 meter itu memiliki nilai pasar sekitar Rp3,48 miliar.
Selain pernah memperkuat UD Oliveirense, Arthur juga memiliki pengalaman bersama CD Feirense dan klub Brasil, Desportivo Brasil Ltda.
Kini, perjalanan Arthur bersama Kabau Sirah resmi berakhir. Meski harus berpisah karena regulasi kompetisi, manajemen Semen Padang FC memastikan keputusan tersebut diambil untuk memberikan kesempatan terbaik bagi sang pemain melanjutkan kariernya di level kompetitif.