Tahun Ajaran Baru 2026 Dimulai, Orang Tua Padati Toko Buku Lestari Pontianak
Maudy Asri Gita Utami July 12, 2026 10:29 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-  Sehari menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, aktivitas belanja perlengkapan sekolah di Kota Pontianak mengalami peningkatan signifikan.

 Sejumlah toko alat tulis dan buku dipadati masyarakat yang memanfaatkan waktu terakhir untuk melengkapi kebutuhan sekolah anak-anak mereka. 

Fenomena tersebut menjadi pemandangan yang hampir selalu terjadi setiap menjelang hari pertama masuk sekolah, ketika para orang tua berbondong-bondong membeli berbagai perlengkapan pendidikan.

Salah satu lokasi yang dipenuhi pembeli adalah Toko Buku Lestari yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 46, Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota.

Sejak pagi hingga siang hari, toko tersebut dipenuhi pengunjung yang mencari berbagai kebutuhan sekolah, mulai dari buku tulis, alat tulis, tas, perlengkapan menggambar, hingga buku pelajaran dan perlengkapan pendukung lainnya.

Owner Toko Buku Lestari, Aweng, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan memang menjadi rutinitas setiap menjelang dimulainya tahun ajaran baru. 

• Maya Akui Bekal Anak Jelang Masuk Sekolah Juga Penting Selain Buku

Namun, ia mengungkapkan sebagian besar masyarakat masih memiliki kebiasaan berbelanja pada hari-hari terakhir sehingga lonjakan pembeli terjadi dalam waktu yang bersamaan dan membuat suasana toko menjadi sangat padat.

"Setiap tahun ajaran baru pasti ada peningkatan dibandingkan hari biasa yang sepi. Tapi semuanya terkumpul di minggu-minggu terakhir, bahkan beberapa hari sebelum masuk sekolah baru ramai. Saking ramainya, kami sampai kewalahan melayani masyarakat yang membeli perlengkapan sekolah anaknya," ujar Aweng kepada tribunpontianak.co.id di Toko Buku Lestari, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 46, Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Minggu, 12 Juli 2026.

Meski mengalami kenaikan penjualan dibandingkan hari-hari biasa, Aweng menilai kondisi tersebut masih belum mampu mengembalikan tingkat penjualan seperti sebelum pandemi COVID-19. 

Menurutnya, perubahan pola pembelajaran yang kini banyak memanfaatkan teknologi digital membuat kebutuhan masyarakat terhadap alat tulis tidak lagi sebesar beberapa tahun lalu.

Ia menjelaskan, penggunaan laptop, telepon genggam, dan berbagai platform pembelajaran daring telah mengubah kebiasaan siswa dalam mengerjakan maupun mengumpulkan tugas sekolah. 

Akibatnya, permintaan terhadap sejumlah produk alat tulis mengalami penurunan jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

"Kalau dibandingkan dulu-dulu jauh berkurang sebelum pandemi. Sejak orang mengerjakan sesuatu secara online, pakai laptop atau HP untuk mengirim tugas, itu yang mengurangi kebutuhan alat tulis," katanya.

• Menikmati Senja di Taman Merdeka Ketapang, Ruang Publik dengan Panorama Sungai Pawan

Meski demikian, Aweng tetap optimistis penjualan akan terus membaik seiring meningkatnya aktivitas belajar tatap muka di sekolah. 

Ia berharap momentum tahun ajaran baru dapat memberikan dampak positif bagi dunia usaha, khususnya sektor penjualan buku dan perlengkapan pendidikan.

Selain menyediakan beragam alat tulis, Toko Buku Lestari juga menjual berbagai jenis buku bacaan serta sebagian buku pelajaran yang dibutuhkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. 

Sementara pada hari-hari biasa, mayoritas pelanggan datang untuk membeli perlengkapan kerajinan tangan, kebutuhan tugas sekolah, hingga alat tulis perkantoran.

"Mudah-mudahan penjualan bisa terus meningkat. Di sini kami menyediakan alat tulis, buku, dan sebagian buku pelajaran. Kalau hari biasa, pembeli lebih banyak mencari alat untuk kerajinan tangan, tugas sekolah, atau alat tulis kantoran," tutupnya. 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.