TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri hingga saat ini masih memburu tiga pelaku penyerangan yang menyebabkan tiga polisi gugur dalam penggerebekan sarang Narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Identitas tiga pelaku yang masih diburu polisi masing-masing atas nama Pia alias Diyon, Darius alias Iyus, dan Ilue.
Tiga pelaku memiliki peran sentral dalam tewasnya tiga anggota Polri Katingan.
Berikut peran 3 pelaku yang masih buron:
Saat ini, Bareskrim Polri sudah mengamankan 9 tersangka dalam kasus tersebut.
Baca juga: 3 Polisi Gugur di Katingan, Polisi Ungkap Peran Tersangka dan Fakta Hubungan Keluarganya
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut 9 tersangka memiliki peran yang berbeda.
“Tersangka yang diamankan berjumlah sembilan orang dengan peran yang berbeda-beda, mulai dari bandar narkoba, pengedar, provokasi warga, membawa senjata api rakitan, melakukan penembakan, pembacokan, hingga membuang jenazah korban ke sungai,” kata Eko dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Adapun kesembilan tersangka yang sudah diamankan di antaranya:
Selain menangkap 9 tersangka, tim gabungan pun menyita sejumlah barang bukti, di antaranya senjata api rakitan, parang, mandau, telepon seluler, uang tunai Rp13 juta, serta sepeda motor yang digunakan para tersangka.
Baca juga: Bareskrim Tangkap 3 Bandar Narkoba yang Tewaskan 3 Polisi saat Penggerebekan di Katingan
Eko mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan rumah milik Bio memang kerap digunakan sebagai tempat transaksi sekaligus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
“Rumah milik Bio di Desa Tumbang Kalemei diketahui kerap dijadikan tempat transaksi sekaligus penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh para pelaku dan pengguna,” tutur Eko.
“Pada saat Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penggerebekan pada tanggal 2 Juli 2026, terjadi perlawanan yang dilakukan secara bersama-sama oleh Bio beserta para pelaku lainnya menggunakan senjata api rakitan, parang, mandau, tombak, dan senjata tajam lainnya yang kemudian berkembang menjadi penyerangan terhadap personel Polri,” katanya.
Akibat peristiwa penggerebekan yang terjadi pada Rabu (1/72026) malam, tiga polisi gugur.
Ketiganya yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.