TRIBUNNEWS.COM - Turnamen AVC Boys U18 2026 resmi dimulai pada Minggu (12/7/2026) dengan seluruh tim menjalani pertandingan perdana di fase grup.
Dari tiga wakil Asia Tenggara yang tampil, Thailand menjadi satu-satunya negara yang berhasil meraih kemenangan.
Sementara Indonesia dan Filipina sama-sama harus mengawali turnamen dengan kekalahan setelah kalah dari dua finalis edisi sebelumnya.
Meski demikian, hasil yang diraih Indonesia masih lebih menjanjikan dibanding Filipina.
Garuda Muda sukses merebut satu set saat menghadapi juara bertahan China, sedangkan Filipina gagal mencuri satu set pun ketika menghadapi Iran.
Baca juga: Hasil AVC Boys U18 2026: Sempat Paksa Juara Bertahan Kerja Keras, Indonesia Kalah 1-3 dari China
Laga perdana Pool A menjadi ujian berat bagi Timnas Voli Putra U18 Indonesia saat berhadapan dengan China di Haikou Wuyuan River Gymnasium, Minggu (12/7/2026).
Selain berstatus sebagai tuan rumah, China juga merupakan juara bertahan AVC Boys U18 sekaligus negara yang selalu tampil sejak edisi pertama pada 1997.
Sebaliknya, Indonesia baru menjalani debutnya pada ajang kelompok usia dua tahunan tersebut.
Meski menghadapi lawan yang jauh lebih berpengalaman, anak asuh Udi Hermanto mampu memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah 1-3 dengan skor 23-25, 24-26, 25-21, dan 20-25.
Indonesia bahkan nyaris merebut set kedua setelah sempat unggul empat angka pada situasi set point. Garuda Muda juga berhasil bangkit dengan memenangkan set ketiga.
Hasil tersebut memang belum menghasilkan poin karena sistem klasemen AVC memberikan tiga poin kepada pemenang 3-0 atau 3-1.
Namun keberhasilan Indonesia mencuri satu set dari sang juara bertahan menjadi modal positif menghadapi dua pertandingan berikutnya.
Saat ini Indonesia berada di posisi keempat Pool A tanpa poin dengan rasio set 1-3.
China memimpin klasemen dengan tiga poin, disusul Chinese Taipei yang mengalahkan Hong Kong 3-2.
Meski memulai turnamen dengan kekalahan, peluang Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya belum tertutup.
Indonesia masih memiliki peluang memperbaiki posisi saat menghadapi Chinese Taipei pada Senin (13/7/2026), sebelum melawan Hong Kong sehari kemudian.
Nasib berbeda dialami Thailand yang sukses membuka langkah di Pool C dengan kemenangan 3-1 atas Kazakhstan.
Kemenangan tersebut membawa Thailand mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kedua klasemen sementara Pool C.
Thailand hanya kalah selisih set dari Pakistan yang berada di puncak klasemen setelah menang telak 3-0 atas Kirgistan.
Hasil itu sekaligus menjadikan Thailand sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara yang berhasil menang pada hari pertama AVC Boys U18 2026.
Selain Indonesia dan Thailand, negara Asean lainnya yang ikut di ajang ini adalah Filipina.
Sama seperti Indonesia, Filipina juga gagal meraih hasil positif pada laga pembuka.
Namun jika dibandingkan Indonesia, performa Garuda Muda masih lebih baik ketimbang negara kepulauan di utara Pulau Sulawesi ini.
Meski sama-sama belum meraih poin, Indonesia mampu memberikan tekanan besar kepada juara bertahan dengan mencuri satu set dan hampir memenangi set kedua.
Sementara Filipina yang bertanding di Pool B, mereka harus mengakui keunggulan runner-up edisi sebelumnya, Iran, dengan skor telak 0-3 (17-25, 20-25, 13-25).
Kekalahan tersebut membuat Filipina menjadi juru kunci Grup B dengan nol poin dan rasio set 0-3.
Baca juga: 2 Agenda Timnas Voli Indonesia Terdekat: Ada AVC Boys U18 2026 dan SEA V Cup 2026 Putra Leg I
Bahrain 1-3 India
Thailand 3-1 Kazakhstan
Chinese Taipei 3-2 Hong Kong
Korea Selatan 3-0 Australia
Iran 3-0 Filipina
Pakistan 3-0 Kirgistan
China 3-1 Indonesia
Jepang 3-0 Arab Saudi
Pool A
China — 3 poin
Chinese Taipei — 2 poin
Hong Kong — 1 poin
Indonesia — 0 poin
Pool B
Iran — 3 poin
India — 3 poin
Bahrain — 0 poin
Filipina — 0 poin
Pool C
Pakistan — 3 poin
Thailand — 3 poin
Kazakhstan — 0 poin
Kirgistan — 0 poin
Pool D
Korea Selatan — 3 poin
Jepang — 3 poin
Arab Saudi — 0 poin
(Tribunnews.com/Tio)