Jamaah KBIHU Raudhatul Qur’an Aceh Besar Ziarah ke Makam Habib Bugak
Jamaluddin July 13, 2026 01:49 AM

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Lantunan zikir dan shalawat bergema di kompleks makam Habib Abdurrahman bin Alwi Al Habsy atau lebih dikenal dengan Habib Bugak di Gampong Pante Peusangan, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, pada Minggu (12/7/2026).

Zikir dan shalawat yang diiringi doa bersama membahana ketika sekitar 175 jamaah Kelompok Belajar Ibadah Haji dan Umrah atau KBIHU Raudhatul Qur’an, Tungkop, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, berziarah ke makam ulama yang sangat penting dan berjasa dalam sejarah Aceh tersebut.

Jamaah yang hadir sebagian besar baru saja kembali dari Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji.

Dalam rombongan yang dipimpin Pimpinan KBIHU Raudhatul Qur’an, Abu Dr Tgk H Sulfanwandi Hasan MA, itu juga ikut anggota pengajian dan zikir rutin di KBIHU tersebut serta pengurus Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ).

Seperti diketahui, Habib Bugak merupakan sosok ulama yang sangat penting  dalam sejarah Aceh. 

Ulama ini dikenal luas dengan wakaf Baitul Asyi sehingga sampai sekarang ini seluruh jamaah haji Aceh sudah merasakan manfaatnya. 

Setiap tahun, jamaah haji Aceh menerima dana wakaf Baitul Asyi dan untuk 2026 masing masing jamaah menerima 2.000 riyal (sekitar 9,2 juta rupiah).

Baca juga: Ini Tanda-Tanda Haji Mabrur Menurut Pimpinan KBIHU Raudhatul Quran Aceh Besar

Baca juga: Ini Manfaat Mengingat Kematian dan Persiapkan Bekal untuk Akhirat Menurut Pimpinan Raudhatul Quran

Rombongan KBIHU Raudhatul Qur’an yang berangkat dengan tiga bus pariwisata, setibanya di lokasi acara disambut oleh jajaran keluarga Habib Bugak serta teungku-teungku dari Dayah Darussalam al-Juned, Gampong Gelanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, pimpinan Tgk Adami Usman. 

Setelah beristirahat beberapa saat, lalu para jamaah langsung duduk bersimpuh di kompleks makam Habib Bugak untuk melantunkan zikir, shalawat, dan doa bersama yang dipimpin Abu Dr Tgk H Sulfanwandi Hasan MA.

“Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan sejarah dan jejak perjuangan Habib Bugak oleh keluarga almarhum. 

Kegiatan kita ditutup dengan dengan silaturrahmi antarjamaah,” ungkap Tgk Sulfanwandi yang juga Wakil Talqin Thariqat Qadiriyah wan Naqsyabandiyah (TQN) Aceh, çabang dari Pesantren Suryalaya Abah Anom, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca juga: Laa Ilaha Illallah Zikir Paling Baik, Ini Manfaat Membacanya Menurut Pimpinan Dayah Raudhatul Qur’an

Baca juga: Baca Zikir Ini Sebelum Tidur agar Mendapatkan Ketenangan dan Perlindungan

Menurut Tgk Sulfanwandi, ziarah ini sangat penting untuk mengenang jasa dan perjuangan Habib Bugak dan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi sekarang dan masa mendatang dalam berbuat kebaikan untuk masyarakat. 

“Atas segala jasa beliau terutama wakaf dalam bentuk dana Baitul Asyi, kami dari KBIHU Raudhatul Qur’an dan seluruh jamaah berterima kasih kepada Habib Bugak dan keluarga besar almarhum. 

Kami berdoa semoga pahala zikir, shalawat, dan doa yang kami bacakan tadi dihadiahkan untuk beliau,” ujar Tgk Sulfanwandi yang juga dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.