Muhammad Farhan Sakit Apa? Ini Penyebab Wali Kota Bandung Masuk Rumah Sakit dan Kondisi Terbarunya
Putra Dewangga Candra Seta July 13, 2026 09:32 AM

 

SURYA.co.id – Kondisi kesehatan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang sempat dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (10/7/2026) terus menunjukkan perkembangan positif.

Meski demikian, hingga kini tim dokter masih melakukan observasi untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialaminya.

Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan Farhan dibawa menggunakan ambulans dari Balai Kota Bandung.

Saat itu, ia terlihat berada di atas brankar dengan infus sudah terpasang setelah mendadak mengalami gangguan kesehatan usai menerima tamu.

Hingga Minggu (12/7/2026), pihak keluarga maupun Pemerintah Kota Bandung memastikan kondisi Farhan sudah stabil. Namun, aktivitas dinasnya masih menunggu rekomendasi dari tim medis.

Farhan Sakit Apa?

Pertanyaan mengenai "Farhan sakit apa?" ramai muncul setelah video evakuasinya beredar luas di media sosial.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menyebutkan diagnosis maupun jenis penyakit yang dialami Wali Kota Bandung tersebut.

MASUK RS - (kanan) Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat hendak dibawa ke rumah sakit, Jumat (10/7/2026).
MASUK RS - (kanan) Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat hendak dibawa ke rumah sakit, Jumat (10/7/2026). (Tribun Jabar)

Juru bicara keluarga Muhammad Farhan, Anita Avianty, menjelaskan bahwa tim dokter masih melakukan observasi dan serangkaian pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kondisi yang dialami Farhan.

"Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari tim dokter, kondisi Bapak Muhammad Farhan saat ini sudah stabil dan dalam penanganan yang baik," ujar Anita, dikutip SURYA.co.id dari Tribunnews.

Ia meminta masyarakat memberikan ruang kepada tim medis agar proses pemeriksaan dapat berlangsung secara optimal.

Keluarga juga memohon doa agar Farhan segera pulih dan kembali menjalankan tugasnya.

Kondisi Muhammad Farhan Terus Membaik

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, membenarkan bahwa kondisi Farhan terus mengalami perbaikan sejak menjalani perawatan di rumah sakit.

"Tadi ada informasi sementara kondisi beliau terus membaik kok, tapi saya belum dapat info lebih lanjut," ujarnya saat dihubungi, Minggu (12/7/2026).

Baca juga: Profil Farhan Wali Kota Bandung yang Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Terima Tamu

Meski begitu, Henryco belum dapat memastikan apakah Farhan sudah bisa kembali berkantor atau masih harus menjalani masa pemulihan.

"Saya belum bisa memastikan apakah besok sudah mulai ngantor seperti biasa atau besok masih perlu istirahat, saya belum dapat info itu," katanya.

Insiden bermula pada Jumat sore ketika Muhammad Farhan selesai menerima tamu di Balai Kota Bandung.

Tak lama setelah keluar dari ruang tengah kantor wali kota, Farhan tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan hingga harus mendapatkan pertolongan medis.

Ia kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit dalam kondisi telah dipasangi infus.

Momen tersebut sempat menjadi sorotan masyarakat setelah videonya beredar di berbagai platform media sosial.

Pemerintahan Kota Bandung Dipastikan Tetap Berjalan

Meski Wali Kota Bandung masih menjalani perawatan, Pemerintah Kota Bandung memastikan pelayanan publik dan agenda pemerintahan tidak terganggu.

Henryco menyebut Sekretaris Daerah Kota Bandung telah mengambil peran untuk memastikan seluruh kegiatan tetap berlangsung sesuai jadwal, termasuk pelaksanaan Asia Africa Festival (AAF) 2026.

"Alhamdulillah (roda pemerintahan) tetap berjalan. Pak Sekda kemarin hadir di AAF jadi semua kegiatan tetap berjalan lancar," ucapnya.

Kasus yang dialami Muhammad Farhan menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi mengenai kondisi kesehatan pejabat publik.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari tim dokter mengenai penyakit yang dialami maupun penyebab pasti Farhan harus dirawat di rumah sakit.

Karena itu, informasi yang beredar sebaiknya merujuk pada keterangan resmi dari keluarga dan Pemerintah Kota Bandung.

Langkah tersebut penting untuk menghindari munculnya spekulasi yang dapat menyesatkan masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi tim medis menyelesaikan proses pemeriksaan sebelum menyampaikan diagnosis secara resmi.

Mendadak Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Terima Tamu

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendadak dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (10/7/2026) sore setelah kondisi kesehatannya menurun saat menjalankan tugas di Balai Kota Bandung.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik karena terjadi ketika Farhan tengah menjalani rangkaian agenda pemerintahan yang padat menjelang pelaksanaan Asia Africa Festival 2026.

Farhan sebelumnya diketahui masih aktif menerima tamu di Balai Kota Bandung.

Namun, di tengah agenda tersebut, ia mulai merasakan kondisi tubuhnya tidak sehat hingga akhirnya harus dievakuasi menggunakan ambulans.

Saat dibawa menuju ambulans, Farhan tampak mengenakan pakaian serba putih.

Ia berada di atas brankar dengan infus yang telah terpasang sebelum kemudian dibawa menuju rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, membenarkan peristiwa tersebut.

"Sedang menerima tamu benar. Jadi Pak Wali sedang menerima tamu, beliau baru mulai kerasa tidak sehat kayaknya begitu," ujarnya saat dihubungi, Jumat, dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com.

Insiden tersebut menggambarkan padatnya aktivitas Muhammad Farhan sebagai orang nomor satu di Kota Bandung. Berdasarkan agenda resmi Pemerintah Kota Bandung, setelah menerima tamu, Farhan dijadwalkan menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Bandung.

Agenda tersebut membahas penyampaian jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Bandung mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Namun, kondisi kesehatan yang terus menurun membuat Farhan tidak dapat menghadiri agenda tersebut.

"Jadi beliau tidak hadir di rapat paripurna yang pertama. Beliau tadinya mau hadir di rapat paripurna yang kedua, tapi ternyata ya beliau sakit sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit," kata Henryco.

Selain rapat paripurna DPRD, Muhammad Farhan juga dijadwalkan menghadiri Gala Dinner Asia Africa Festival 2026 yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bandung pada Jumat pukul 18.00 WIB.

Dalam acara tersebut, Farhan direncanakan memberikan sambutan sebagai Wali Kota Bandung. Namun, seluruh agenda yang seharusnya dihadiri langsung akhirnya harus dialihkan kepada perangkat daerah.

"Untuk kegiatan selanjutnya itu akan didelegasikan kepada perangkat daerah terkait, begitu saja," ujar Henryco.

Keputusan tersebut diambil agar roda pemerintahan tetap berjalan meskipun wali kota sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.

Hingga Jumat malam, Pemerintah Kota Bandung belum dapat memastikan penyakit yang dialami Muhammad Farhan.

Henryco menjelaskan bahwa Farhan masih menjalani pemeriksaan oleh tim dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Ia juga meminta agar lokasi rumah sakit tempat Farhan dirawat tidak dipublikasikan demi menjaga kenyamanan proses pemulihan.

"Belum (diketahui sakit apa). Sampai saat ini pun masih dalam pemeriksaan tim dokter, masih di IGD tapi tolong ya jangan sebutkan rumah sakitnya, khawatir malah beliau tidak bisa istirahat," ujarnya.

Pemerintah Kota Bandung juga belum dapat memastikan apakah Farhan akan menjalani rawat inap ataupun diperbolehkan beristirahat di rumah.

"Kemungkinan ya saya tidak mau mendahului keputusan dokter, apakah beliau rawat inap, apakah beliau bisa istirahat di rumah atau bagaimana, itu menjadi keputusan dari dokter," katanya.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai gejala yang dialami Muhammad Farhan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Henryco mengaku belum mengetahui secara rinci kondisi yang dialami karena tidak sempat bertemu langsung dengan Farhan setelah dibawa ke IGD.

"Enggak tahu gejalanya, saya tahu kondisinya sedang tidak sehat. Saya lagi di jalan dan tidak bisa bertemu langsung dengan beliau, kan beliau di IGD butuh istirahat," ujarnya.

Pemerintah Kota Bandung memastikan perkembangan kondisi kesehatan Muhammad Farhan akan disampaikan setelah ada hasil pemeriksaan dari tim medis.

Peristiwa yang dialami Muhammad Farhan menunjukkan tingginya intensitas aktivitas seorang kepala daerah, terutama menjelang pelaksanaan agenda besar seperti Asia Africa Festival 2026.

Meski belum dapat disimpulkan apakah padatnya jadwal berkaitan dengan kondisi kesehatannya, kejadian ini mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran di tengah tuntutan pekerjaan. Hingga saat ini, penyebab Farhan harus menjalani perawatan masih menunggu hasil pemeriksaan dokter sehingga publik diharapkan menunggu informasi resmi dari Pemerintah Kota Bandung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.