Klub Serie A, Atalanta, sebelumnya tampak siap meraup keuntungan besar dari penjualan Ederson ke Manchester United. Namun, kesepakatan tersebut gagal terealisasi — kemungkinan karena alasan medis — dan situasi ini berdampak signifikan pada strategi pasar La Dea.
Newcastle United juga sempat dikaitkan sebagai calon pembeli, tetapi kini muncul kemungkinan bahwa gelandang asal Brasil itu akan tetap bertahan di Atalanta.
Menurut laporan dari L’Eco di Bergamo, rencana Atalanta kini berbalik arah. Proses negosiasi dengan Manchester United yang memakan waktu sekitar satu bulan membuat kegagalan transfer ini dianggap sebagai pukulan besar bagi klub.
Akibatnya, target dan rencana klub pun berubah. Dengan Ederson masih berada di skuad, Atalanta kini membutuhkan satu gelandang lebih sedikit. Namun, keberadaan Ederson bisa membuat beberapa nama besar lain meninggalkan Bergamo pada bursa transfer musim panas ini.
Pihak klub dikabarkan telah memulai pembicaraan dengan perwakilan Ederson mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak. Kontrak sang pemain saat ini berlaku hingga tahun 2027, dan La Dea berencana mempertahankannya dalam jangka panjang serta menjadikannya bagian penting dari tim utama.
Ada kemungkinan Ederson hanya akan menandatangani perpanjangan kontrak jangka pendek selama satu tahun sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai pasarnya. Langkah ini memungkinkan Atalanta untuk menjualnya dengan harga optimal pada tahun 2027 nanti.
Kaustubh Pandey – GIFN