TRIBUNNEWS.COM - Timnas Indonesia berpotensi kehilangan Mauro Zijlstra pada Piala AFF 2026.
Penyerang berusia 21 tahun itu harus meninggalkan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali lebih awal akibat cedera dan menjalani pemulihan di Jakarta.
"Sayangnya, karena cedera, saya harus meninggalkan pemusatan latihan dan fokus menjalani pemulihan di Jakarta," tulis Zijlstra di story Instagram pribadinya pada Minggu (12/7).
"Terkadang sepak bola—dan kehidupan—tidak selalu berjalan adil. Saya selalu memberikan segalanya setiap hari karena saya adalah orang yang mengabdikan diri sepenuhnya untuk sepak bola."
"Karena itu, sangat berat bagi saya harus meninggalkan rekan-rekan setim pada fase penting seperti ini," sambungnya.
Pemain kelahiran Zaandam, Belanda itu berharap rekan setimnya dapat berjuang untuk mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar perdana Piala AFF.
"Saya mendoakan yang terbaik untuk tim di Piala AFF 2026," bebernya.
"Terus berjuang demi satu sama lain dan bawa pulang trofi juara. Saya akan selalu mendukung kalian di setiap langkah," jelasnya.
Hingga kini PSSI maupun tim pelatih belum mengumumkan secara resmi jenis cedera yang dialami Zijlstra maupun estimasi waktu pemulihannya.
Sebelum kejadian ini, Zijlstra pernah mengalami masalah cedera kambuhan (re-injury) pada area hamstring dan pangkal paha.
Awalnya, Zijlstra mengalami cedera robek otot pada area pangkah paha yang dia dapatkan saat official training Persija pada 2 Maret 2026.
Namun ia tetap masuk dalam skuad Timnas Indonesia untuk dua pertandingan FIFA Series.
Pada laga pertama melawan Saint Kitts and Nevis, Mauro Zijlstra tampil dan berhasil mencetak gol debutnya untuk skuad Garuda.
Setelah itu, cederanya memburuk. Ia harus meninggalkan kamp pemusatan Timnas Indonesia lebih awal pada 28 Maret 2026, dua hari sebelum pertandinga final melawan Bulgaria.
Penyerang Bali United, Jens Raven pun dipanggil untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Zijlstra.
Akibat cedera robek otot di bagian tersebut, Zijlstra harus menepi dari pertandingan Super League selama hampir 3 bulan.
Akibat cedera tersebut, Zijlstra baru tampil empat kali bersama Persija sejak direkrut pada Januari 2026 dengan total 93 menit bermain.
Absennya Mauro Zijlstra tentu menjadi kerugian bagi Timnas Indonesia yang tengah memburu gelar perdana Piala AFF.
Kini, keputusan akhir mengenai keterlibatan sang penyerang akan bergantung pada perkembangan proses pemulihannya dalam beberapa pekan ke depan.
Terlepas dari kondisi Zijlstra, Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana penyisihan Grup A Piala AFF 2026 pada 27 Juli mendatang.
Lawan pertama yang dihadapi oleh skuad John Herdman adalah Kamboja, dan ditutup dengan pertandingan melawan Singapura.
(Tribunnews.com/Sina)