SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Raden Muhammad Feriansyah (46), pengemudi mobil Toyota Avanza yang tewas dalam kecelakaan maut di ruas Tol Terbanggi Besar-Simpang Pematang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung, terkonfirmasi merupakan anggota aktif Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Polda Sumsel).
Korban diketahui bertugas di Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumsel.
Kecelakaan tragis yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 15.50 WIB tersebut merenggut empat nyawa anggota keluarga di lokasi kejadian.
Para korban tewas diidentifikasi sebagai Raden Muhammad Feriansyah (46), Yuniarti (46), Kopli Anwar (70), dan Intan.
Baca juga: Kronologi Satu Keluarga Asal Lahat Alami Kecelakaan Maut di Tol Terpeka, 4 Orang Tewas 1 Selamat
Sementara itu, seorang remaja putri bernama Azikra (17) menjadi satu-satunya korban selamat, namun harus mengalami luka berat.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan hal tersebut, ia juga menyampaikan belasungkawa kepada almarhum dan keluarga.
"Iya betul mas (anggota Ditpamobvit), saat ini ditangani oleh sat lantas Polres Tulang Bawang polda Lampung sesuai TKP-nya," ujar Nandang kepada Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Senin (13/7/2026).
Saat itu, mobil Avanza yang membawa empat orang penumpang melaju dari arah Lampung menuju ke arah Palembang dengan melintasi lajur satu.
Sesampainya di Tol Terpeka KM 187+600 Jalur A, pengemudi Avanza diduga kuat kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Akibatnya, laju kendaraan menjadi tidak terkendali.
Karena hilangnya kendali, mobil Avanza tersebut langsung menabrak bagian belakang Truk Hino Tractor bernomor polisi B 9924 UIY yang saat itu posisinya berada tepat di depan mereka.
Benturan keras yang terjadi di lajur tol tersebut menyebabkan bagian depan mobil Avanza mengalami kerusakan yang sangat parah.