Euforia Ungguli Veda di Klasemen Cuma Sesaat, Pembalap Malaysia Intropeksi setelah Tren Positif Terhenti
Wahid Fahrur Annas July 13, 2026 12:33 PM

MSI RACING TEAM
Pembalap AEON Credit MT Helmets MSI, Hakim Danish, setelah finis ke-12 pada balapan Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026).

BOLASPORT.COM - Pembalap AEON Credit MT Helmets MSI, Hakim Danish, menghadapi situasi balapan yang tidak terduga pada Moto3 Jerman 2026.

Danish terlempar dari persaingan di rombongan depan meski start dari posisi ketiga atau grid baris terdepan di Sachsenring, Jerman, Minggu (12/7/2026).

Namun, pembalap Malaysia itu merosot jauh dan harus finis di posisi ke-12 dan hanya membawa pulang empat poin.

Pembalap asal Trengganu, Malaysia itu sebenarnya tampil cepat pada sesi kualifikasi dengan memilih ban kompon lunak.

Namun, Danish memilih ban kompon keras untuk balapan yang ternyata menjadi petaka.

"Minggu ini cukup sulit bagi saya. Sejak sesi latihan saya tidak merasa begitu percaya diri, tetapi setiap sesi saya mencoba memperbaiki masalah yang saya hadapi," kata Danish, dikutip BolaSport.com dari Berita Harian.

"Selama sesi kualifikasi saya menggunakan ban lunak untuk melakukan 'time attack' dan saya pikir cengkeramannya sangat bagus."

"Tetapi untuk balapan, saya menggunakan ban keras karena balapan di sini cukup panjang, 23 lap," ujarnya.

Danish mengaku memilih ban kompon keras justru membuatnya tak kunjung mendapatkan cengkeraman di lintasan, terutama pada ban belakang.

"Saya kesulitan dengan cengkeraman pada ban belakang sejak awal balapa," ucap Danish lagi.

"Saya mencoba mengatasinya sebaik mungkin dan mengejar kelompok terdepan, tetapi itu cukup sulit."

"Saya akan terus bekerja keras dan memperbaiki kelemahan saya agar dapat tampil lebih baik dalam balapan setelah jeda pertengahan musim," ujarnya.

Finis ke-12 bagi Danish mengentikan tren positif dalam tujuh seri balap terakhir yang selalu finis 10 besar, kecuali GP Hungaria saat dirinya mengalami crash.

Danish bahkan sempat mengungguli posisi pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, pada papan klasemen dengan jumlah poin yang sama yakni 82 setelah GP Belanda.

Juara Asia Talent Cup 2022 itu tampil cemerlang saat finis ketiga pada GP Italia dan sukses memenangkan balapan perdana di Moto3 pada GP Ceko.

Setelah GP Jerman, Danish kembali tertinggal dari Veda dengan terpaut empat poin.

Euforia tersebut membuat Danish memilih intropeksi sebelum menghadapi balapan selanjut di Sirkuit Silverstone, Inggris setelah jeda libur musim panas.

Para pembalap mendapatkan waktu sebelum memulai paruh kedua musim setelah libur selama empat pekan.

"Memulai dari barisan depan tetapi finis di urutan ke-12 bukanlah hasil yang saya inginkan," kata Danish yang kecewa.

"Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki."

"Minggu ini ada banyak hal yang tidak terduga, tetapi saya akan terus bersikap positif menjelang balapan berikutnya setelah jeda pertengahan musim," ujarnya.

 

 

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.