Hari Pertama Sekolah, Orang Tua Siswa Baru Rebutan Posisi Kursi Terdepan di SDN 066
Abd Rahman July 13, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Suasana hari pertama masuk sekolah di SDN 066 Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, diwarnai antusiasme para siswa baru yang berebut bangku paling depan di ruang kelas, Senin (13/7/2026).

Sesaat setelah memasuki kelas, anak-anak tampak bergegas mencari tempat duduk favorit. Sebagian besar memilih bangku di barisan depan dengan didampingi orang tua masing-masing.

Tak sedikit ayah dan ibu yang ikut masuk ke dalam kelas untuk membantu anak memilih meja dan kursi. Mereka berharap posisi duduk di bagian depan dapat membuat anak lebih fokus mengikuti pelajaran.

Baca juga: 139 Kasus TBC Ditemukan di Pasangkayu, Dinkes Andalkan Inovasi SMART-TBC Kejar Target 2026

Baca juga: Polisi di Mamuju Tengah Kompak Antar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah

"Ya, kami ingin anak duduk di depan supaya lebih mudah menyimak saat belajar," ujar salah seorang orang tua murid, Rahmayani.

Ia mengaku sengaja meluangkan waktu untuk mengantar sekaligus mendampingi anaknya pada hari pertama sekolah. Bahkan, ia rela menunggu hingga anaknya mendapatkan tempat duduk yang diinginkan.

Keinginan serupa juga terlihat dari orang tua siswa lainnya. Mereka sama-sama berharap anaknya memperoleh posisi duduk terbaik sehingga suasana di dalam kelas sempat dipenuhi antrean dan perebutan bangku.

Kepala SDN 066 Pekkabata, Erniwati, mengatakan pihak sekolah sebenarnya tidak menganjurkan siswa berebut tempat duduk. Untuk memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh peserta didik, sekolah akan menerapkan sistem rotasi tempat duduk.

"Setiap minggu posisi duduk akan kami rolling agar semua siswa merasakan duduk di bagian depan dan mendapatkan perhatian yang sama dari guru," kata Erniwati.

Menurutnya, sistem tersebut juga bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih merata sehingga tidak ada siswa yang terus-menerus berada di posisi belakang.

Erniwati menjelaskan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 066 Pekkabata berlangsung selama lima hari. Selama masa itu, siswa belum menerima materi pelajaran.

Sebaliknya, kegiatan difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, guru, teman-teman baru, serta pembiasaan budaya positif seperti senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

Pihak sekolah berharap seluruh siswa baru dapat beradaptasi dengan nyaman dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua, sehingga secara bertahap mampu belajar mandiri tanpa harus terus didampingi orang tua.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.