Genosida Belom Berakhir, RS Lapangan Indonesia untuk Palestina akan Dibangun di Mesir
Dodi Hasanuddin July 13, 2026 01:20 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) mencanangkan pembangunan Rumah Sakit Lapangan Indonesia untuk Palestina yang akan ditempatkan di El Arish, Mesir.

Rencana tersebut diumumkan bertepatan dengan puncak peringatan Milad ke-24 BSMI di Aston Priority Simatupang, Jakarta, Minggu (12/7/2026) malam.

Baca juga: BSMI dan NGO Asing Desak Pelaku Genosida Gaza Diseret Ke Mahkamah Internasional

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional BSMI, dr. M. Djazuli Ambari, mengatakan, pembangunan rumah sakit lapangan itu menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat misi kemanusiaan Indonesia, khususnya bagi masyarakat Palestina yang terdampak konflik.

"Rumah Sakit Lapangan Indonesia ini merupakan ikhtiar besar bangsa Indonesia untuk memperkuat dukungan kemanusiaan bagi Palestina," ujar Djazuli yang dikutip pada Senin (13/7/2026).

Dia berharap kehadiran fasilitas ini dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi para korban konflik dan menjadi simbol nyata solidaritas rakyat Indonesia.

"Kami juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita besar ini," kat Djazuli.

Rumah sakit lapangan tersebut direncanakan berdiri di wilayah El Arish, Mesir, sebagai pusat layanan medis bagi korban konflik di Gaza. 

Baca juga: BSMI kembali Kirim Dokter Spesialis Bantu Warga Gaza, Korban Kejahatan Israel 

Fasilitas itu diproyeksikan mampu memberikan layanan kegawatdaruratan, tindakan bedah, rawat inap, hingga dukungan medis sesuai kebutuhan dan koordinasi dengan otoritas terkait.

Menurut Djazuli, rencana pembangunan rumah sakit lapangan merupakan kelanjutan dari berbagai aksi kemanusiaan yang selama ini dijalankan BSMI untuk Palestina, mulai dari pengiriman bantuan kemanusiaan, Emergency Medical Team (EMT), obat-obatan, hingga program pelayanan kesehatan.

Dalam peringatan Milad ke-24 yang mengusung tema "Kokoh Berkiprah untuk Nusantara dan Dunia", BSMI juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pelayanan kesehatan dan aksi kemanusiaan, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.

"Tema Milad ke-24, 'Kokoh Berkiprah untuk Nusantara dan Dunia', mencerminkan tekad BSMI untuk terus memperkuat pengabdian kemanusiaan di dalam negeri sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat dunia," tuturnya.

Baca juga: BSMI Kembali Utus Relawan Dokter Spesialis untuk Misi Kemanusiaan di Gaza Palestina

Dia menambahkan, milad ini bukan sekadar momentum mengenang perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi titik tolak untuk menjawab tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.

Pihaknya ingin memastikan bahwa Indonesia terus hadir memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara kita di Palestina.

BSMI juga mengajak pemerintah, dunia usaha, lembaga filantropi, komunitas, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan Rumah Sakit Lapangan Indonesia bagi Palestina melalui kolaborasi, dukungan moral, maupun partisipasi dalam gerakan kemanusiaan.

Puncak Milad ke-24 BSMI dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Mr. Abdulfattah A.K. Al-Sattari, jajaran pimpinan BSMI, mitra kemanusiaan, tenaga kesehatan, relawan, serta sejumlah tokoh nasional.

Selama 24 tahun berdiri, BSMI telah terlibat dalam berbagai layanan kesehatan masyarakat, penanggulangan bencana, pengiriman Emergency Medical Team (EMT), serta misi kemanusiaan di berbagai negara.

"Kami akan terus memperkuat kapasitas relawan dan memperluas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari kiprah kemanusiaannya di Indonesia maupun dunia," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.