Kesaksian Sopir Truk Ungkap Detik-detik 12 Korban Tewas di Pantura Indramayu: Terlempar, Enggak Tega
Ardrianto SatrioUtomo July 13, 2026 02:42 PM

- Kecelakaan maut merenggut belasan nyawa di jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7/2026).

Tiga unit kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut, yakni sebuah mobil pikap dan dua truk.

Akibat kecelakaan ini, 13 orang dilaporkan meninggal dunia.

Deden Ibad, sopir truk B 9260 TEV, menjelaskan saat kejadian kendaraannya sedang melintasi jalur Pantura Indramayu.

Di lokasi kejadian, sebuah mobil pikap melaju tepat di depannya sambil mengangkut sejumlah penumpang.

Nahas, kendaraan itu mendadak menghentikan laju kendaraan dan hendak berputar balik melalui area pembatas jalan.

Lantaran tak sempat mengerem, truk yang dikendarai Deden langsung menabrak mobil pikap tersebut.

Akibat benturan keras dari arah belakang, mobil bak terbuka berwarna hitam itu terpental ke lajur berlawanan yang mengarah dari Jakarta menuju Cirebon.

Pada saat yang bersamaan, melintas truk bernomor polisi E 8846 BA yang dikemudikan Abdul Muhi dan langsung menghantam mobil pikap tersebut.

Dua kali benturan keras membuat belasan penumpang mobil pikap terlempar ke jalan.

"Sebenarnya, saya juga enggak tega melihat kondisi korban yang tadinya menaiki mobil pikap berjatuhan di jalan raya," tutur Deden Ibad.

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menegaskan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut mencapai 13 orang.

Tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Empat korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon Widasari, sementara enam korban lainnya meninggal dunia di RS Bhayangkara Losarang.

Selain itu, pihak kepolisian juga mencatat terdapat lima korban yang mengalami luka berat maupun luka ringan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.