Panas Mematikan Prancis Kembali Melanda: 3 Reaktor Nuklir Dimatikan, Catat 10 Ribu Kematian Jiwa
Dedhi Ajib Ramadhani July 13, 2026 01:42 PM

- Gelombang panas ekstrem yang melanda benua Eropa kini kembali berada pada tingkat sangat mematikan.

Lonjakan suhu udara di Prancis dilaporkan melonjak drastis hingga menyentuh angka 41 derajat Celsius.

Bencana cuaca panas ekstrem ini telah memicu lonjakan lebih dari 10 ribu kasus kematian di Eropa.

Angka lonjakan kematian yang sangat tinggi tersebut tercatat selama periode gelombang panas akhir Juni.

Sebagian besar korban tewas akibat sengatan suhu panas tersebut dialami oleh kelompok lansia.

Suhu panas ini juga mulai melumpuhkan operasional fasilitas energi penting di Prancis.

Otoritas setempat terpaksa mematikan operasional tiga reaktor nuklir demi menjaga keselamatan, Minggu (12/7/2026).

Penghentian tiga reaktor nuklir tersebut dilakukan akibat suhu air sungai peningkat pendingin yang memanas.

Suhu air sungai yang terlalu hangat tidak lagi efektif untuk mendinginkan mesin reaktor nuklir.

Langkah penghentian reaktor nuklir ini diambil demi mencegah terjadinya risiko kerusakan fatal.

Pemerintah di sejumlah negara Eropa langsung memberlakukan imbauan darurat bagi seluruh warga.

Warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah serta menjaga asupan cairan tubuh agar tidak dehidrasi.

Dampak fenomena gelombang panas ini menjadi peringatan serius atas ancaman krisis iklim global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.