Kabar Duka Datang dari Vega Darwanti, Ibunya Meninggal Dunia, Eko Patrio Hingga Irfan Hakim Takziah
Murhan July 13, 2026 01:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Kabar duka menyelimuti presenter Vega Darwanti. Ibunda Vega Darwanti, RA Dian Arunda Dewanthy meninggal dunia pada Senin (13/7/2026).

Sejumlah rekan artis Vega Darwanti ikut merasa berduka, mulai Ruben Onsu, Eko Patrio hingga Irfan Hakim.

Lewat unggahan di Instagram story pribadinya @ruben_onsu, Ruben menyampaikan kabar duka perihal kepergian ibu sahabatnya itu.

Mantan suami Sarwendah ini menyebut, almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di usia yang belum disebutkan detailnya.

"Telah meninggal dengan tenang Ibunda dari @vegadarwanti123, RA Dian Arunda Dewanthy binti RM Yarman Mangkuatmodjo,” tulisnya.

Berdasarkan keterangan yang diunggah Ruben, ibunda Vega Darwanti tutup usia pada 13 Juli 2026, pukul 01.37 WIB.

Baca juga: Ungkit Masa Lalu Jordi Onsu di Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Sindir: Sombong Ini Anak

Ruben Onsu kemudian menyematkan doa terbaik untuk almarhumah. 

"Hari Senin, 13 Juli 2026 pukul 01.37 dini hari."

“Semoga Allah mengampuni dosa-dosa almarhumah."

"Amal dan juga ibadah almarhumah ibunda kami tercinta diterima Allah SWT. Aamiin yaa Allah Yaa Robbal Alamin,” tulis ayah angkat Betrand Peto ini.

Pihak keluarga telah menetapkan rangkaian pemakaman.

Jenazah almarhumah dimandikan pada pukul 10.00 WIB pagi ini. Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan untuk dimakamkan setelah waktu salat Zuhur.

Saat ini, jenazah ibunda Vega disemayamkan di rumah duka yang beralamat di kawasan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Sejumlah rekan artis pun mulai terlihat memberikan dukungan moral kepada Vega Darwanti.

Dalam salah satu unggahan, tampak komedian sekaligus politisi Eko Patrio telah hadir di rumah duka untuk mendampingi Vega yang terlihat masih dalam suasana duka yang mendalam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Anwar BAB dan Irfan Hakim juga terlihat bertakziah ke rumah duka ibunda Vega.

Sementara itu, ayah Vega Darwanti mengungkapkan sebelum meninggal sang istri sudah berkali-kali masuk rumah sakit karena mengalami sakit saraf terjepit.

"Semoga Allah mengampuni dosa-dosa almarhumah, amal dan ibadah almarhumah ibunda kami tercinta diterima Allah SWT. Aamiin yaa Allah Yaa Robbal Alamin," tulis doa yang menyertai kabar duka tersebut, dikutip dari Grid.id.

Perjuangan Mencari Kesembuhan

Di balik kabar duka meninggalnya ibunda presenter Vega Darwanti, RA Dian Arunda Dewanthy, terungkap sebuah perjuangan luar biasa dari pihak keluarga. 

Demi mencari kesembuhan, keluarga diketahui sempat memboyong almarhumah berpindah-pindah ke lima rumah sakit besar dalam kurun waktu hanya satu bulan.

Hal ini diungkapkan oleh ayahanda Vega Darwanti, Bambang Sudarmanto, saat ditemui di rumah duka di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). 

Bambang menceritakan betapa gigihnya anak-anaknya, terutama Vega, dalam mengupayakan pengobatan terbaik.

"Kita ikhtiar sudah berusaha sebaik mungkin untuk kesembuhan Mama. Kita sudah bawa Mama ke RSPON, pindah ke Ciputra, lalu ke RSPP, dari situ ke Hermina, hingga terakhir ke RS Premiere," ujar Bambang Sudarmanto kepada awak media.

Bambang bahkan mengibaratkan perjuangan berpindah-pindah rumah sakit tersebut seperti ‘piknik’ medis yang sangat melelahkan, lantaran almarhumah rata-rata hanya menjalani perawatan selama satu minggu di setiap rumah sakit tersebut.

"Seminggu di Hermina, seminggu di Premiere, seminggu di RSPP, seminggu di Ciputra, seminggu di RS PON. Capeklah kita 'piknik'-nya. Kita berusaha cari yang spesial, yang benar-benar penyakit Mama ini bisa terjawab," lanjutnya.

Misteri Diagnosa Medis Keputusan untuk terus berpindah rumah sakit bukan tanpa alasan. 

Keluarga merasa bingung karena adanya ketidaksinkronan antara gejala klinis yang dialami almarhumah dengan hasil pemeriksaan medis.

Meskipun almarhumah sempat didiagnosa menderita saraf terjepit dan mengalami kejang-kejang, hasil pemeriksaan menyeluruh seringkali menunjukkan hasil yang normal.

Kebingungan ini bahkan dirasakan oleh suami Vega Darwanti sendiri yang merupakan seorang dokter spesialis.

"Secara kronologis medical check-up-nya itu bermacam-macam tipe, saya juga bingung. Sedangkan suaminya Vega kan dokter, tapi tetap ada yang 'angkat tangan'. Secara fisik, hasil cross-check normal semua; gula darah dan segala macamnya normal, tapi Mama kejang-kejang," ungkap Bambang.

Memilih Pulang di Hari-hari Terakhir

Setelah menjalani rangkaian panjang pengobatan di berbagai rumah sakit, keluarga akhirnya memutuskan untuk membawa almarhumah pulang dan merawatnya di rumah sejak seminggu terakhir.

Keputusan ini diambil karena rasa iba melihat kondisi almarhumah yang terus menjalani berbagai prosedur medis tanpa jawaban pasti.

"Kita akhirnya kasihan nih Mama dengan pengurusan di RS seperti ini, kita kembalikan saja di rumah. Alhamdulillah anak-anak tahu kalau Mama meninggalnya di rumah," tuturnya.

Jenazah RA Dian Arunda Dewanthy telah disemayamkan di rumah duka dan rencananya akan dimakamkan di kawasan Jakarta Timur setelah waktu salat Zhuhur hari ini. Keluarga mengaku telah ikhlas melepas kepergian sosok ibu dan istri tercinta setelah segala ikhtiar maksimal telah dilakukan. 

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.