TRIBUNBENGKULU.COM - Momen terakhir komedian Simson Rarameha Ngadang alias Temon sebelum meninggal dunia mendadak menjadi sorotan.
Keluarga hingga publik dibuat syok lantaran pria yang dikenal lewat sitkom Abdel Temon itu disebut tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelum mengembuskan napas terakhir.
Beberapa jam sebelum meninggal akibat serangan jantung pada Minggu (12/7/2026), Temon masih menghabiskan waktu bersama keluarganya di rumah.
Sang adik, Jonathan, mengungkapkan bahwa sejak pagi hari tidak ada hal janggal yang terlihat dari kondisi kakaknya tersebut.
Sekitar pukul 06.30 WIB, Temon bahkan masih sempat berkumpul dan bercengkerama dengan kakak serta adik-adiknya.
Momen kebersamaan itu berlangsung seperti hari-hari biasa dan tak ada yang menyangka akan menjadi pertemuan terakhir bersama sang komedian.
"Kalau untuk kronologinya, saya pas bangun pagi itu ya jam 06.30 itu masih ngobrol sama kita-kita," kata Jonathan saat ditemui awak media, Minggu (12/7/2026).
"Sama keluarga, kakak dan adik gitu ya," sambungnya.
Namun, suasana hangat tersebut berubah drastis hanya dalam waktu singkat. Jonathan mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB, Temon tiba-tiba mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di bagian dada sebelah kiri.
Rasa sakit yang muncul mendadak itu membuat pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1966, tersebut menangis kesakitan.
Melihat kondisi Temon yang terus mengeluh sambil memegang dada kirinya, anggota keluarga yang lain pun tak kuasa menahan tangis.
"Terus tiba-tiba jam 07.00 gitu ya, dia dada kirinya sakit banget sampai dia nangis gitu. Terus kakakku yang cewek ikut nangis juga," ujar Jonathan.
Di tengah kondisi tersebut, Temon sempat meminta agar dirinya segera dibawa ke rumah sakit. Keluarga pun langsung bergegas membawa Temon ke rumah sakit terdekat yang berada di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
"Dia bilang, 'Dadaku sakit sekali. Aku bawa ke rumah sakit aja'. Ya udah, akhirnya kita bawa ke rumah sakit terdekat. Rumah kita kan dekat Mampang. Kita bawa ke Rumah Sakit Mampang," tambah Jonathan.
Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung memberikan penanganan kepada Temon. Namun, upaya tersebut belum mampu menyelamatkan nyawa komedian berusia 59 tahun itu.
Jonathan menyebut Temon menjalani perawatan selama kurang lebih satu jam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Kira-kira di Rumah Sakit Mampang kurang lebih satu jam ya, terus Temon meninggal," jelasnya.
Kepergian Temon secara mendadak membuat keluarga dan publik semakin terkejut. Putrinya, Rika Irliani alias Rambu, mengaku tidak pernah menerima kabar bahwa kondisi kesehatan ayahnya menurun sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Rambu mengatakan dirinya baru mendapat informasi bahwa sang ayah dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB.
"Ada yang ngabarin Bapak masuk rumah sakit. Ya sudah, langsung ke rumah sakit," kata Rambu.
"Terus telepon... telepon lagi mau ngabarin lagi di jalan, kabarnya sudah enggak ada," sambungnya.
"Gak ada kabar sakit apa-apa, semua mendadak. Cuma memang setahu saya kalau Papa itu punya riwayat penyakit darah tinggi," jelas Rambu.
"Saya cuma komunikasi di hari Rabu kemarin, dikasih tahu kalau Papa ada seminar gitu," ujarnya.
Jenazah Temon kemudian disemayamkan di rumah duka di Kompleks Polri Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Senin (13/7/2026).
Sumber: TribunSeleb