Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Mediasi yang Batal dengan Sarwendah, Pilih Fokus Hadapi Sidang
Kharisma Tri Saputra July 13, 2026 02:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Presenter Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan terkait batalnya pertemuan yang sedianya dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 bersama mantan istrinya, Sarwendah.

Pertemuan tersebut sebelumnya direncanakan sebagai upaya menyelesaikan sejumlah persoalan pascacerai, mulai dari nafkah, hak asuh anak, hingga pembagian aset.

Namun, agenda itu tidak terlaksana setelah Ruben Onsu memilih menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan hak asuh anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 756/Pdt.G/2026/PN Jkt.Sel dan dijadwalkan mulai disidangkan dalam waktu dekat.

BISA DAMAI -- Meski gugatan hak asuh anak sudah resmi didaftarkan di PN Jaksel pada Rabu (1/7/2026), Ruben Onsu (kanan) siap mencabutnya jika ada komitmen nyata dari Sarwendah (kiri).
BISA DAMAI -- Meski gugatan hak asuh anak sudah resmi didaftarkan di PN Jaksel pada Rabu (1/7/2026), Ruben Onsu (kanan) siap mencabutnya jika ada komitmen nyata dari Sarwendah (kiri). (Tribunnews.com)

Baca juga: Ruben Onsu Khawatir Mental Anak Terganggu, Kuasa Hukum Soroti Lingkungan di Rumah Sarwendah

Ruben Serahkan Penanganan Perkara kepada Minola Sebayang

Menanggapi batalnya pertemuan tersebut, Ruben memilih tidak memberikan komentar panjang.

Ia mengatakan seluruh proses hukum kini sepenuhnya ditangani oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang.

"Kalau aku, semua sudah diserahkan ke Bang Minola. Mungkin pembicaraan itu lebih enaknya ke Bang Minola," kata Ruben, Minggu (13/7/2026).

Menurut Ruben, pihak kuasa hukum lebih berwenang memberikan penjelasan mengenai perkembangan perkara yang kini telah masuk ke ranah pengadilan.

Santai Jelang Persidangan

Saat ditanya mengenai persiapan menghadapi proses persidangan melawan Sarwendah, Ruben justru menjawab dengan nada bercanda.

"Iya, persiapannya mungkin enggak ada persiapan, kan enggak mau olahraga ya," ujarnya sambil berkelakar.

Meski demikian, presenter berusia 42 tahun itu mengaku hanya berharap proses hukum yang dijalaninya dapat menghasilkan keputusan terbaik.

"Jadi yang saya lakukan mudah-mudahan diijabah Allah. Allah pasti tahu yang terbaik," katanya.

Berharap Publik Memahami Langkah Hukumnya

Ruben juga berharap masyarakat dapat melihat langkah hukum yang ditempuhnya secara utuh.

Menurutnya, setiap orang memiliki sudut pandang berbeda terhadap persoalan yang sedang dihadapinya.

"Kalau ada sudut pandang yang melihat ini adalah sebuah hal buruk, ya buruklah. Tapi kalau mereka akan mengerti, paham artinya, ya mereka akan mengerti dan paham," tuturnya.

Belum Ungkap Saksi yang Akan Dihadirkan

Terkait persiapan pembuktian di persidangan, Ruben belum bersedia mengungkap siapa saja saksi yang akan dihadirkan dari pihaknya.

Ia menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan tim kuasa hukum.

"Ya ada semuanya ya. Pokoknya nanti insyaAllah mudah-mudahan bisa berjalan. Karena bukan kapasitas saya untuk ngomong," pungkas Ruben.

Pihak Ruben Merasa Pertemuan 11 Juli Tak Ada Gunanya

Sebelumnya, Ruben dan Sarwendah sempat saling menyepakati pertemuan pada 11 Juli.

Pertemuan itu guna membahas perihal pembagian jadwal bertemu anak hingga nafkah anak.

Ruben menginginkan bertemu dan berkumpul bersama anak 2-3 kali dalam seminggu, sesuai dengan akta kesepakatan pasca-cerai.

Namun setelah dua tahun berselang pasca-perceraian, kesepakatan itu tidak pernah terealisasikan.

Ruben merasa selalu dipersulit untuk menemui dua putrinya yang kini berusia 11 dan tujuh tahun itu.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, presenter yang baru saja pulang dari beribadah umrah ini, menilai tidak ada gunanya untuk kembali bertemu dan berunding dengan pihak Sarwendah.

Pihak Ruben curiga kesepakatan itu nantinya akan kembali dilanggar, hingga membuatnya kembali kesulitan menemui anaknya. 

"Saya selalu bilang, apa masih diperlukan join meeting ini?" tanya Minola, dalam jumpa persnya, Jumat (3/7/2026).

"Apalagi join meeting ini membahas hal-hal yang sebenarnya sudah rampung ketika perceraian antara Sarwendah dan Ruben Onsu pada 2024. Dan semuanya sudah tertuang di akta notaris yang diberi nomor akta 39," lanjutnya.

Menurut Minola, tidak ada yang bisa menjamin Sarwendah benar-benar bisa akan merealisasikan kesepakatan dengan baik.

"Artinya apakah pertemuan tanggal 11 itu bisa menjadi jaminan apa pun hasilnya dapat dilaksanakan atau realisasikan pihak S," tutur Minola.

"Karena kita sudah punya suatu pengalaman lewat akta 39 yang juga melalui satu perundingan, dibuat di akta notaris, dibuat jadwal juga untuk bertemu anak-anak. Tapi itu tidak dijalankan," sambungnya.

Untuk itu, bapak tiga anak ini, memilih mengambil langkah pasti dengan mengajukan gugatan hak asuh anak.

Reaksi Kecewa Sarwendah

Di sisi lain, pihak Sarwendah merasa kecewa dengan keputusan yang diambil Ruben.

Sarwendah kecewa berat dengan langkah mantan suaminya yang malah mendaftarkan gugatan hak asuh anak.

Padahal sebelumnya, Ruben dan Sarwendah bersama tim kuasa hukum masing-masing sudah saling menyepakati adanya pertemuan pada 11 Juli 2026.

Belum sempat pertemuan itu terlaksana, kini gugatan sudah terdaftar dan jadwal sidang perdana akan digelar pada 15 Juli 2026.

Meski kecewa, namun Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah menghormati keputusan Ruben.

"Kami menghormati atau apa yang dilakukan Bang Minola tapi sebenarnya kami ada kekecewaan."

"Yang mana pada tanggal 11 sebenarnya sudah kita jadwalkan untuk bertemu," ucapnya, kepada awak media, Kamis (3/7/2026).

Chris Sam Siwu menilai langkah ruben mengajukan gugatan dinilai amat lucu, karena dilakukan secara tiba-tiba, sementara sudah ada kesepakatan untuk bertemu.

"Kami menghormati tapi merasa (merasa) lucu aja. Kami belum duduk bersama tiba-tiba sudah ada gugatan."

Imbasnya, kini Chris Sam Siwu tegas menyatakan kemungkinan akan membatalkan pertemuan pada 11 Juli tersebut.

"Kemungkinan pertemuan itu akan batal. Kami bingung logikanya di mana. Pada saat kami mau duduk bersama tiba-tiba ada gugatan," sambungnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.