Drama Pengejaran WNA Pelaku Pencurian di Nusa Penida, Lari ke Perbukitan, Sembunyi di Semak-semak
Putu Dewi Adi Damayanthi July 13, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Aparat kepolisian di Nusa Penida, Bali, harus susah payah, melakukan pengejaran terhadap seorang WNA asal Inggris, Minggu 12 Juli 2026.

Pria yang diketahui berinisial MAO (26) itu, harus ditangkap karena kedapatan mencuri sejumlah barang milik wisatawan di Drift Bar, Banjar Nyuh, Desa Ped, Klungkung.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu wisatawan asal Prancis, WLL (52), kehilangan sejumlah barang saat suasana bar ramai. 

Awalnya ia tidak menyadari, sampai pada siang hari sekitar pukul 11.00 Wita, menerima notifikasi transaksi kartu kredit tanpa izin.

Baca juga: Kasus Pencurian di Bali : Pria Bertato Curi Rokok di Gianyar, Motor Baru Digondol Maling di Buleleng

"Menerima notifikasi kartu kredit tanpa sepengetahuannya, wisatawan tersebut langsung melapor ke Polsek Nusa Penida," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Senin 13 Juli 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat Nusa Penida dari Tim Jalak Nusa langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penelusuran jejak pelaku. 

Pelaku lalu teridentifikasi, yakni WNA asal Inggris berinisial MAO.

Penangkapan berlangsung dramatis. 

MAO menyadari dirinya telah menjadi incaran aparat. 

Saat mengetahui kehadiran petugas, MAO langsung berlari ke kawasan Bukit Linggar.

Aparat tidak tinggal diam. Mereka menyisir kawasan bukit, untuk mencari keberadaan pelaku. 

MAO yang memiliki tubuh gempal, sampai bersembunyi di semak-semak untuk menghindari pengejaran petugas.

Namun berkat kejelian, insting, dan kekompakan tim di lapangan, Tim Jalak Nusa berhasil menemukan dan mengamankan pelaku di lokasi persembunyiannya.

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp719.000, satu unit iPhone 8, power bank, charger, korek api, serta tas selempang milik korban.

Selanjutnya, terduga pelaku diamankan ke Polsek Nusa Penida guna proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.

"Saya tegaskan, respon cepat anggota di lapangan. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti demi menjaga keamanan wilayah,” tegas Kesuma Jaya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan, serta segera melaporkan setiap kejadian melalui layanan Polri Call Center 110. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.