SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya Surabaya langsung menggeber persiapan menghadapi musim 2026/2027 dengan menggelar latihan perdana di Lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/7/2026). Sejak hari pertama, target juara langsung digaungkan sebagai fokus utama Bajol Ijo.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat dengan antusiasme tinggi dari seluruh pemain. Di bawah terik matahari Surabaya, para pemain menjalani sesi intensif yang tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya skuad baru, tetapi juga awal pembentukan karakter permainan yang diinginkan pelatih Bernardo Tavares.
Waktu persiapan yang singkat membuat seluruh elemen tim dituntut bergerak lebih cepat agar siap menghadapi padatnya agenda kompetisi sejak awal musim.
Sebanyak 32 pemain mengikuti sesi latihan yang dipimpin langsung oleh pelatih asal Portugal tersebut. Berbeda dengan awal musim sebelumnya, Bernardo Tavares langsung mengombinasikan latihan fisik, taktik, teknik, hingga aspek mental dalam satu rangkaian program.
"Persiapan kali ini memang cukup menantang karena jadwal pertandingan datang lebih cepat dibanding musim lalu," kata Bernardo Tavares.
Baca juga: Persebaya Latihan Perdana Langsung Gas Pol, Tavares Genjot Fisik dan Taktik Sekaligus
Persebaya memang tidak memiliki banyak waktu sebelum menghadapi 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (19/7/2026). Setelah itu, Bajol Ijo akan tampil dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dan diikuti delapan tim dari empat negara.
"Karena itu kami tidak bisa hanya fokus pada aspek fisik, harus menyeimbangkan latihan fisik, taktik, teknik, dan mental agar pemain siap menghadapi kompetisi dalam waktu yang relatif singkat," tambah Bernardo Tavares.
Sebelum memasuki latihan penuh, seluruh pemain telah menjalani medical check-up terintegrasi melalui kerja sama Persebaya dengan Mayapada Hospital Surabaya serta serangkaian tes performa menggunakan perangkat sports science VALD Performance. Data dari pemeriksaan medis dan tes fisik tersebut menjadi dasar bagi tim pelatih dalam menyusun program latihan sesuai kondisi masing-masing pemain.
"Kami mendapatkan banyak data penting dari hasil pemeriksaan medis dan tes fisik. Itu sangat membantu tim pelatih untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan pemain, sehingga proses persiapan bisa berjalan lebih efektif," terang Bernardo Tavares.
Ia juga mengapresiasi dukungan fasilitas yang disiapkan manajemen klub.
"Kami memiliki fasilitas yang bagus untuk bekerja setiap hari. Klub memberikan dukungan yang sangat baik kepada tim. Karena itu kami harus membayar semua kepercayaan tersebut dengan bermain bagus, bekerja keras, dan memberikan yang terbaik untuk Persebaya," pungkas pelatih berusia 46 tahun itu.
Latihan perdana turut menjadi ajang perkenalan sejumlah wajah baru di skuad Bajol Ijo. Pemain asing Miguel Pereira langsung bergabung bersama Yuran Fernandes, Diogo Ramalho, Reza Arya, Yann Mabella, dan Walber Motta.
Baca juga: Persebaya Surabaya Beri Penghormatan Khusus untuk Mengenang Andie Peci
"Sesi pertama seperti ini sangat penting dalam proses adaptasi. Saya bisa mulai memahami kondisi cuaca di sini, mengenal karakter rekan-rekan setim, dan memahami cara kerja pelatih," kata Miguel Pereira.
"Semua itu sangat membantu saya untuk beradaptasi lebih cepat di lingkungan baru," pungkasnya.
Sementara itu, gelandang andalan Francisco Rivera menegaskan kesiapannya bekerja keras demi membawa Persebaya meraih gelar juara Super League 2026/2027. Target tersebut dipasang sebagai kado menjelang perayaan hari jadi Persebaya yang ke-100 pada 2027.
"Kami tahu bermain di Persebaya selalu memiliki ekspektasi yang tinggi, kami semua pemain tahu tanggung jawab bermain di sini," ujar Rivera.
Berkaca pada musim lalu, pemain asal Meksiko itu menilai Persebaya wajib menjaga konsistensi sejak awal kompetisi dan tidak boleh lagi terlambat panas.
Meski musim lalu tampil produktif dengan 13 gol dan 10 assist dari 30 pertandingan, Rivera menegaskan musim ini ia lebih mengutamakan kemenangan tim dibanding pencapaian pribadi.
"Filosofi musim ini adalah tim akan menang, saya tidak peduli siapa yang akan mencetak gol, siapa yang akan memberikan assist, yang terpenting adalah meraih tiga poin. Target kami juara, tapi kami harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya," pungkas Rivera secara tegas.
Persebaya kini terus mematangkan persiapan taktis agar kesiapan mental dan fisik para pemain berada di level tertinggi sejak pekan pertama liga dimulai.